Riau, Selasa (21/09) WARTA POLRI-Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan seluruh masyarakat Riau menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya salah seorang tokoh masyarakat adat Suku Sakai, Muhammad Yatim.
Biro Warta Polri yang bertaziah langsung dalam perbincangan dengan camat Mandau Riki Rihardi, Danramil 04 Mandau Kapten H. Sitorus dan Kapolsek Mandau AKP J.Lumban Toruan mengutip Sekilas tentang Muhammad Yatim, seorang pemuka Suku Sakai di Desa Kesumbo Ampai, Mandau, Bengkalis, sangat merasakan pentingnya manfaat pendidikan.

Sekitar tahun 1950-an, berdiri Sekolah Rakyat (SR) di Duri, ibu kota Kecamatan Mandau.
Setelah lulus SR, Yatim melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Waktu itu, hanya ada dua SMP swasta di Duri, yaitu SMP Setiawan — yang sekarang menjadi SMP Negeri 4– dan SMP Santo Yosef.
Dengan bekal pendidikan dan jejaring yang dibangun, Yatim kemudian mendapatkan pekerjaan di Pertamina Putri Tujuh, Dumai, sebagai tenaga honorer.
Perkenalan Yatim dengan PT CPI bermula dari keikutsertaan masyarakat Sakai dalam Festival Seni Budaya Suku Asli se-Asia Pasifik di Pekanbaru pada tahun 1991.
Dari perkenalan itu, PT CPI kemudian membangun rumah adat Sakai dan membantu untuk memperkenalkan seni budaya Sakai kepada keluarga para karyawan PT CPI.
Selamat jalan Kalifah semoga karya karya beliau tetap terjaga dan terpelihara. (AK/F Noza)

