Heboh di Grand Fullerton Ballroom! Bung Karno dan Bung Hatta ‘Hadir’ Secara Virtual di Wisuda SMA Trimurti Surabaya

SURABAYA, Wartapolri.com – Momen tak biasa tersaji dalam prosesi Wisuda Murid Kelas XII SMA Trimurti Senior High School Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar di Grand Fullerton Ballroom, Jalan Basuki Rahmat Nomor 16–18 Surabaya, Sabtu (13/6/2026). Mengusung tema “In The AI Era We Rise: Learning, Leading, and Lighting the Future”, pihak sekolah menghadirkan kejutan istimewa berupa visualisasi virtual dua tokoh proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno (Bung Karno) dan Mohammad Hatta (Bung Hatta), yang turut memberikan ucapan selamat kepada para wisudawan melalui teknologi Artificial Intelligence (AI).

Kemunculan virtual Bung Karno dan Bung Hatta sontak menjadi perhatian utama para siswa, orang tua, dan tamu undangan. Dengan visual dan suara berbasis AI yang terdengar natural, suasana ballroom berubah penuh antusias dan haru. Banyak wisudawan tampak mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam mereka.

Kepala sekolah SMA Trimurti Senior High School Surabaya, Bpk Syarif Andri Setiawan, S.Kom, mengatakan bahwa pengangkatan tema AI bukan kali pertama dilakukan sekolah. Namun, perkembangan teknologi saat ini membuat implementasinya terasa jauh lebih nyata dibanding sebelumnya.

“Dulu saat kami mengangkat tema AI, teknologinya masih terkesan seperti robot. Namun sekarang teknologi AI berkembang sangat pesat, bahkan suaranya sudah terdengar natural,” ujar Syarif dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Syarif juga memperkenalkan sekaligus menyambut kehadiran virtual Bung Karno dan Bung Hatta yang turut menyampaikan pesan dan ucapan selamat kepada para lulusan.

Menurutnya, prosesi wisuda bukan hanya seremoni pelepasan, tetapi juga penanda bahwa para siswa telah menuntaskan satu fase penting kehidupan dan bersiap menghadapi perjalanan baru.

“Ceremony perpisahan ini adalah momentum menyelesaikan satu perjalanan penting dan bersiap menentukan langkah baru untuk masa yang akan datang,” tuturnya di hadapan para wisudawan.

Sementara itu, Muhammad Hibbi Rusly, S.Pd, selaku Juru Bicara SMA Trimurti Senior High School Surabaya,  menjelaskan bahwa penggunaan teknologi AI dalam wisuda bukan sekadar menghadirkan sensasi atau hiburan, tetapi menjadi bagian dari visi pendidikan sekolah dalam mempersiapkan generasi masa depan.

“SMA Trimurti membekali murid untuk berwawasan teknologi melalui pembelajaran terintegrasi VR dan AI. Penerapan integrasi ini dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, kreatif, berkolaborasi, dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab melalui pembelajaran autentik berbasis masalah dan proyek,” jelas Muhammad Hibbi Rusly.

Ia menambahkan, tema “Learning, Leading, and Lighting the Future” dipilih untuk menanamkan semangat belajar tanpa henti, keberanian memimpin, serta kepedulian terhadap sesama.

“Kami ingin lulusan Trimurti tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, tanggung jawab, dan kemauan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya,” tambahnya.

Meski teknologi berkembang begitu cepat, pihak sekolah menegaskan bahwa karakter tetap menjadi fondasi utama pendidikan.

Di akhir sambutannya, Syarif Andri Setiawan menyampaikan pantun yang disambut tepuk tangan meriah dari hadirin:

Jalan pagi ke Tunjungan Plaza
Mampir sebentar membeli roti
Kalau AI mulai luar biasa
Jangan lupa pakai hati

Pantun tersebut menjadi pesan penutup bahwa di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan, nilai kemanusiaan, empati, kejujuran, dan tanggung jawab tetap harus menjadi pegangan generasi muda.

Mungkin Anda Menyukai