Tubagus Rahmad Sukendar Minta Presiden Jokowi Sampaikan Nota Protes Masuknya Kapal Perang China Di Zona Indonesia

Jakarta, Warta Polri- Tubagus Rahmad Sukendar selaku Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran RI ( BPI KPNPA RI )

Meminta kepada Presiden Jokowi untuk melayangkan Nota Protes kepada China terkait masuk nya beberapa kapal perang di laut Natuna yang masih masuk ke dalam Zona Wilayah Indonesia ,Sabtu(28/9)

Tubagus Rahmad Sukendar meminta pemerintah tidak kendor menghadapi manuver China yang sudah melanggar kedaulatan Negara ,

Bila Pemerintah kendor dan tidak ada tindakan maka Panglima TNI harus bergerak cepat mengirimkan Kapal perang di wilayah perairan Natuna untuk menjaga kedaulatan negara ,

Kita baru-baru ini mendengar kabar soal masuknya kapal perang China di Zona Ekonomi Eksklusif (Zee) Indonesia, tepatnya di perairan Natuna.

Kabar tersebut diperoleh dari laporan para nelayan lokal yang menangkap kejadian masuknya kapal perang China tersebut melalui rekaman video.

Nelayan lokal pun mengaku takut atas masuknya kapal perang China dan meminta aparat untuk turun tangan memberikan rasa aman kepada mereka.

Ketua Umum BPI KPNPA RI meminta Pemerintah harus bersikap tegas dengan masuknya kapal perang China di perairan Natuna

Menurut Tb Rahmad Sukendar yang juga menjabat Ketua Garda Nasional Paquron Jalak Banten Nusantara ( PJBN ) meminta kepada pemerintah harus serius menangani pelanggaran kedaulatan negara yang dilakukan kapal milik China di Laut Natuna Utara.

Pemerintah Indonesia tidak boleh membiarkan Negara lain terus menerus mengganggu wilayah kedaulatan Indonesia.

“Pemerintah tidak bisa berdiam diri saat negara lain (China) memasuki wilayah kita tanpa izin,” ucap Tb Rahmad Sukendar

“Pemerintah Indonesia harus mampu menjaga kedaulatan, karena ini menyangkut harga diri bangsa, apalagi nelayan kita, sebagian rakyat Indonesia, dibuat takut oleh mereka,” tambahnya.

Tb Rahmad Sukendar juga kembali menguak fakta bahwa bukan kali ini saja kapal China memasuki perairan Natuna.

Tb Rahmad Sukendar juga meminta pemerintah untuk segera menyatakan sikap kepada China untuk tidak mengganggu kedaulatan Indonesia.

Lebih lanjut,Tb Rahmad Sukendar menegaskan agar Presiden Jokowi segera menyampaikan nota protes kepada negara tersebut.

“Presiden Joko Widodo pernah terjun langsung ke perairan Natuna sebagai sinyal kepada China bahwa kedaulatan Indonesia tidak bisa diganggu. Langkah tersebut kita apresiasi. Saya rasa pemerintah perlu menyampaikan kembali nota protes kepada China,” Ucap Tb Rahmad Sukendar Bila Pemerintah mendiamkan masalah ini jangan sampai nanti akan ada gerakan rakyat yang anti pati kepada China dan warga keturunan yang akibatnya bisa menganggu hubungan bilateral kedua negara , ini yang harus diwaspadai oleh Pemerintah . Tegas Tb Rahmad Sukendar
(Sayid Muhammad)

Mungkin Anda Menyukai