Malang Tak dapat ditolak, mujur pun tak bisa diraih,,pepatah itu lah yang dialami seorang warga Epi Susanti (40th), kelurahan peranap RT/RW,02/05 Barter Kecamatan Peranap.
Sebagaimana kewajiban seorang ibu rumah tangga bertanggung jawab untuk anaknya. Sekitar jam 06 pagi 05/08/2021,korban kebakaran hidupkan kompor hokc untuk memasak di dapur rumah dengan ukuran 4×7 meter, akibat kompor meledak korban berusaha untuk memadamkan dan berusaha mengangkat kompor yang meledak dengan api membesar, akibat kejadian itu sekujur badar dan wajah korban habis terbakar.

Akibat kompor yang meledak api sudah membesar warga berbondong_ bondong berusaha memadamkan api kala itu sudah membesar, alhasil api dapat dipadamkan dengan cepat. Dengan kondisi itu maka korban juga bisa diselamatkan dan dibawa ke puskesmas terdekat. Saat awak media ini ikut membantu dan meliput kejadian tersebut , kepala lingkungan kelurahan peranap Maijhondri bahu membahu membantu korban.
Korban uang ditinggal cerai oleh suaminya kini menjadi seorang janda punya anak dua laki2 dan dua perempuan kebutuhan sehari hari mengharapkan uluran bantuan orang lain. Melihat kondisi korban saat ini sangat miris dan disamping itu pula korban selama ini mengidap penyakit sewaktu_waktu ilang ingatan alias penyakit sawan, bahkan kejadian serupa sudah dua kali dialami korban.
Awak media ini merupakan hubungan tetangga dekat dengan si korban juga berbaji baku membantu memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya. Sehingga akibat kompor meledak danembakar sebahagian dalam dapur tidak merambah bahagian yang lainnya.(MIT/wartapolri.com.

