Bupati Klaten, Sri Mulyani bersama Dandim 0723 Letkol Inf Joni Eko Prasetyo dan Kapolres AKBP Edy Suranto Sitepu berjuang untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 bagi warga se Kabupaten Klaten. Saat ini baru 12 persen dari target 950.000 warga, yang sudah menerima vaksin, sayangnya jatah vaksin tergantung pusat. “Kuota Vaksin masih kecil, Saya, Pak Dandim dan Pak Kapolres terus berupaya melalui jalur masing-masing untuk mendapatkan vaksin.
Harapannya Klaten bisa diberi vaksin yang lebih banyak tambahan vaksin,sehingga penambahan kasus baru bisa menurun,”kata Bupati Klaten,Sri Mulyani. Sebagian warga yang sudah di Vaksin adalah mereka yang berdomisili di tengah – tengah atau disekitar kota Kabupaten. Dalam pelaksanaan vaksinasi Kodim menggerakan Koramil dan Babinsa,sedangkan Polres bergerak hingga Polsek dan Babinkamtibmas.

Semua sudah berupaya maksimal untuk mendapatkan tambahan kuota Vaksin ke pusat. Bupati mengaku sudah mendapatkan pengarahan dari Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, termasuk tempat isolasi terpusat bagi pasien Covid-19 dengan gejala ringan. “Sekarang ini, kami fokus tentang bagaimana memindahkan warga masyarakat yang isolasi mandiri di rumah ke lokasi isolasi terpusat. Ada sejumlah kendala di lapangan sehingga pemindahan berjalan lambat, ada yang takut, ada yang tidak mau,”imbuh Bupati Sri Mulyani.
Maka butuh edukasi agar warga masyarakat paham, akan sangat berbahaya bila ada salah satu anggota keluarga yang positif Covid-19, maka akan rawan menulari anggota keluarga yang lain bila isolasi dirumah. “Kami senang, Bapak Kapolda yang akan terjun langsung ke Klaten dalam beberapa hari, saya berharap, dengan bantuan Polda Jateng penambahan kasus dan angka kematian pasien akan menurun dengan memaksimalkan isolasi terpusat,”kata Bupati Klaten Sri Mulyani.
R.Tunjung Suseno

