Ini Kata Kapolres Sumba Barat Terkait Penemuan Bayi Mungil Di Dekat Taman Mamuli Weekarou

Waikabubak-wartapolri.com | Seorang Bayi Mungil berjenis kelamin perempuan ditemukan dalam kondisi sehat dan ditutup daun jati di samping Gedung Serba Guna (GSG) dekat Taman Mamuli yang tidak jauh dari Puskesmas Weekarou, Selasa (8/6/2021) pagi.

Menurut Kepala Puskesmas Weekarou, Ibu Shinta , yang dihubungi media wartapolri ini via WhatsApp, ia membenarkan bahwa adanya penemuan bayi dalam kondisi sehat. “Tadi bayi yang ditemukan di samping Gedung Serba Guna dekat Taman Mamuli di bawa ke puskesmas kurang lebih Jam 07.00. Nama yang menemukan bayi tersebut saya tidak tau, tapi yang bawa ke Puskesmas itu Mama Tio, saya kurang tau juga nama lengkap dari mama Tio itu pak”, kata Kapus Weekarou

Berdasarkan pantauan media ini terlihat bercak darah di depan ruang Kebidanan Puskesmas Weekarou. Saat media ini meminta tanggapan dari Kepala Puskesmas Weekarou terkait bercak darah di depan pintu ruang kebidanan, apakah ada kaitannya dengan bayi yang ditemukan di samping Gedung Serba Guna dekat Taman Mamuli yang tidak jauh dari Puskesmas Weekarou, menanggapi hal tersebut Kapus Weekarou mengatakan bahwa bercak darah tersebut tidak ada kaitan dengan bayi dan kami masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak Kepolisian. Tidak ada keterkaitan nya pak dan masih dalam proses penyelidikan dari kepolisian, dan kami juga masih menunggu hasil penyelidikan dari kepolisian pak”, kata Kapus Weekarou via WhatsApp

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba, Bonar B. Sinaga, yang dihubungi media secara terpisah via WhatsApp, mengatakan bahwa “dari aspek keselamatan bayi tenaga kesehatan baik di Puskesmas maupun Rumah Sakit wajib memberi pelayanan kesehatan terbaik untuk keselamatan dan kesehatan bayi yang ditemukan tersebut. Sedangkan dari aspek tindak kriminal yang dilakukan si ibu bayi dalam hal ini tentu aparat penegak hukum dalam hal ini Polisi yg menangani, semoga cepat terungkap”, tutur Kadis Kesehatan via WhatsApp

Menurut Direktur RSUD Waikabubak, Pavliando Saragih, yang ditemui media ini di halaman RSUD Waikabubak, ia membenarkan bahwa adanya penemuan bayi berjenis kelamin perempuan dalam keadaan sehat. Saat ini bayi tersebut sedang di RSUD Waikabubak untuk mendapat pelayanan. “Untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan termasuk banyak orang yang ingin mengadopsi bayi tersebut, maka bayi ini kami serahkan kepada Bapak Bupati Sumba Barat, dan Bapak Bupati sudah datang di RSUD untuk melihat langsung bayi tersebut, sehingga yang menjadi orang tua dari bayi tersebut adalah Bapak Bupati Sumba Barat”, ujar Direktur RSUD Waikabubak

Menurut Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto,S.I.K.,M.H, yang ditemui media ini secara terpisah di ruang Loby Pasola di Mapolres Sumba Barat, Kapolres membenarkan bahwa adanya penemuan bayi dalam kondisi sehat di dekat Taman Mamuli yang tidak jauh dari Puskesmas Weekarou.

“Kronologis kejadian diawali sekitar pukul 06.30 Wita seorang saksi 1 melewati jalan disekitar tempat kejadian perkara (TKP) ketika pulang mandi, saksi 1 tersebut sontak kaget ketika mendengar ada tangisan seorang bayi. Saksi 1 tersebut pun mencoba mencari dan mendekati suara tangisan bayi tersebut, tanpa diduga dengan sangat terkejut saksi 1 melihat sosok seorang bayi tergeletak yang ditutupi dengan dedaunan (daun jati). Melihat saksi 2 yang hendak mengikat kuda piaraannya di sekitan TKP, saksi 1 langsung menuju lokasi tersebut dan melihat bayi tersebut. Dengan sengat kebingungan, saksi 1 dan saksi 2 mencoba meminta pertolongan kepada saksi 3 yang saat itu sedang melaksanakan aktivitas olahraga pagi. Melihat hal tersebut, saksi 3 pun dengan sigap melakukan pertolongan dengan membawa bayi tersebut di Puskesmas terdekat ( Puskesmas Weekarou ) untuk meminta bantuan medis setempat. Sekitar pukul 09.39 Wita, bayi tersebut langsung dirujuk menuju RSUD Waikabubak untuk penanganan medis lebih lanjut”, terang Kapolres Sumba Barat

Mendapatkan informasi tersebut, Polres Sumba Barat langsung medatangi TKP untuk melakukan pengecekkan terkait informasi penemuan bayi perempuan tersebut. Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah TKP, Polres Sumba Barat langsung melakukan koordinasi dengan pihak RSUD untuk melakukan penyelidikam lebih lanjut terkait penemuan bayi tersebut.

Selain itu, Polres Sumba Barat juga sudah memanggil bebebarapa Bidan Puskesmas Weekarou terkait data Ibu Hamil untuk dilakuakan penyelidikan lebih lanjut terkait penemuan bayi perempuan serta untuk mengungkap tersangka yang tega melakukan hal tidak berprikemanusiaan tersebut.

Kapolres Sumba Barat AKBP FX Irwan Arianto,S.I.K.,M.H.,memerintahkan Satuan Reserse Kriminal untuk terus melakukan penyelidikan terkait penemuan bayi tersebut untuk mengungkap motif dibalik kasus tersebut.

Ketika media ini meminta tanggapan dari Kapolres Sumba Barat terkait bercak darah di depan pintu ruang kebidanan Puskesmas Weekarou, apakah ada kaitannya dengan bayi yang ditemukan yang tidak jauh dari Puskesmas Weekarou, Kapolres mengatakan bahwa ada keterkaitan antara bayi yang ditemukan dengan bercak darah di depan pintu ruang kebidanan Puskesmas Weekarou.

“Berdasarkan hasil olah TKP bahwa bercak darah itu di depan pintu ruang kebidanan Puskesmas Weekarou adalah persalinan dari ibu bayi, dia bersalin di situ setelah itu bayinya disimpan di samping Gedung Serba Guna dekat Taman Mamuli yang tidak jauh dari Puskesmas Weekarou dan bayinya ditutupi dengan daun jati”, ujar Kapolres

Hingga Saat ini, bayi tersebut dirawat di RSUD Waikabubak dalam keadaan sehat.

Penulis : Anton Gallu

Mungkin Anda Menyukai