Wartapolri.com.MELAWI-KALBAR, Ketua Presedium FW-LSM Kalbar Indonesia Dr. Sukahar SH,MH melalui ketua Kordinator Wilayah Kabupaten Melawi Herry Harjomo mempertanyakan kepada Pemerintah Daerah selaku pemangku kebijakan anggaran pengadaan Instilasi Air Bersih di Puskesmas Kecamatan Menukung.

Pasalnya Ketua DPRD Melawi, Widya Hastuti mengaku kecewa dengan terjadinya pemangkasan anggaran untuk penambahan instalasi air bersih ke Puskesmas Menukung yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Melawi.

Dikatakannya sedangkan kebutuhan air bersih sangat diperlukan saat ini di Puskesmas Menukung agar dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih prima bagi masyarakat.
Terlebih saat ini sedang masa penanganan pandemi COVID-19, dimana air bersih menjadi kebutuhan yang sangat vital dan pelayanan medis sangat diprioritaskan.
“Pada saat saya reses, masyarakat disana juga menyampaikan langsung dan meminta agar Puskesmas Menukung bisa segera ada jaringan air bersih,” ucap Widya kepada Suara Kalbar.co.id, Selasa (6/7/2021).
Ia mengungkapkan, bahwa anggaran untuk instalasi jaringan air bersih ke Puskesmas Menukung sebenarnya sudah ada masuk dalam APBD murni tahun 2021 ini. Namun pada saat recofusing anggaran tersebut tiba tiba hilang.
“Sudah dianggarkan pemerintah dalam APBD murni 2021 sekitar 200 juta. Untuk instalasi air bersih dari PDAM.Bahkan sudah tercantum dalam LPSE,” bebernya.
Diakuinya memang Puskesmas Menukung sangat membutuhkan air bersih. Karena disana tidak ada jaringan air bersih dari PDAM ataupun sumur bor.
“Saya dapat informasi, Masyarakat disana bersama pihak Puskesmas terpaksa harus gotong royong menggali sumur untuk mendapatkan air bersih,” jelas legislator asal Partai NasDem ini.
Dirinya sangat menyayangkan sikap Pemerintah kabupaten Melawi yang dinilai kurang kepedulian dengan hal hal yang menjadi kebutuhan yang sangat urgent masyarakat, seperti kebutuhan air bersih di Puskesmas Menukung.
“Harusnya pemerintah dalam hal ini juga punya kepedulian, jangan main babat, main pangkas.Ini sangat urgent loh,” pungkasnya di media Kalbar Online.co.id
Saat awak media Wartapolri.com konfirmasi selasa 6 juli 2021 sekitar pukul 15 wib, beliau mengatakan bahwa ini murni kepentingan masyarakat setempat dan sama sekali tidak ada unsur politik atas apa yang saya sampaikan ucapnya.
Setelah itu awak media Wartapolri.com mencoba untuk menghubungi Dirut PDAM TIRTA Melawi via WhatsApp pada hari Senin 6 juli pukul 14 Tahun 2021 Dirut menyampaikan pada dasarnya PDAM TIRTA Melawi Khususnya di unit Menukung sangat mengharapkan perhatian Pemerintah dan DPRD untuk Pengembangan Jaringan Distribusi PDAM di unit Menukung khususnya di jalur Menuju puskesmas menukung yang sangat membutuhkan Pelayanan Air bersih dan penduduk disekitarnya,Kerena memang pengajuannya sudah sangat lama diajukan oleh kepala puskesmas dan masyarakat melalui Ketua DPRD Kabupaten Melawi ungkapnya.
Herry Harjomo membenarkan apa yang disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Melawi itu sangat benar, dan atas pembenaran saya apa yang diungkapkan legislator Nasdem tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan Politik. Saya menyampaikan bahwa pengadaan Instilasi Air Bersih itu sangat dibutuhkan dan sudah menjadi prioritas dalam kerangka APBD Melawi.
Seharusnya saat rekofusing anggaran tim anggaran berkordinasi terlebih dahulu dengan pihak kesehatan setempat agar mereka bisa memberikan satu alasan yang tepat toh jika kita kaitkan dengan Protokol kesehatan air bersih adalah bagian penting menjadi syarat prokes misalnya jangan lupa untuk mencuci tangan.
Kembali Herry Harjomo menyampaikan agar Pemerintah Daerah Kabupaten Melawi mempertimbangkan hal tersebut diatas, ucap Pria plontos yang kerap di sapa Thony Blear.(Jum/Agus Husni)

