Jakarta (wartapolri.com)- Keberadaan sekitar 9 penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKM) memprihatinkan, terlihat dari kejauhan keberadaan anak seusia sekolah PAUD dan Sekolah Dasar antara 5-13 tahun tidur sembarangan tempat. Di lokasi yang sama terdapat pula 2 ibu yakni dengan sebutan berinsial Bunda (18) dengan Emake (37) nampak menggelar karpet tikar plastik untuk rebahan sebagai tempat peristirahatan bersama sejumlah anak jalanan.
Saat malam tiba bulan puasa ramadhan 1443 H, mereka berkumpul disatu titik di bekas bangunan Pospol Kopi Polsek Tambora di sampingnya Jembatan Kaliber Roa Malaka. Menurut informasi sejumlah penumpang angkot M25 Grogol-Kota lntan dan sopir angkot M12 Senen-Kota, M08 Pasar Tenabang-Kota yang melintas jalan jalan Telkom- Kalibesar Barat mutar balik depan hotel Mercuri Batavia. Di kawasan Jembatan Kaliber itu suasana bulan puasa menjadi titik berkerumunan anak jalanan yang kerap mencari uang dari pengunjung wisata Kota Tua.

Ketikah tengah malam mereka tiduran di jalan trotoar dan ada juga yang singgah di kolong jembatan Kalibesar Barat” ujar Wawan sopir Mikrolet saat ditemui media online wartapolri.com di perempatan jalan Jembatan Kaliber.
Wawan yang keseharian mengemudi angkot M08 mengaku prihatin terhadap sejumlah anak jalanan menjadi pengemis dan pengamen hingga tengah malem, Knapa orang tuanya tidak mencari keberadaan anaknya bahkan tidak pulang ke rumah tidak merasa kehilangan.
informasi yang didapat, anak jalanan yang berkeliling di sekitar kawasan Kota Tua kelurahan Roa Malaka-Pinangsia Jakarta Kota ketika jelang malam pukul 22 00 WIB-06 00 WlB mereka tidur di emperan jalan trotoar dekat Jembatan Kaliber. Disitu ada pengamen usia remaja putra-putri yang singgah merebahkan tubuhnya dibawah kolong Jembatan Kaliber yang terlihat air kali berwarna item.
Sejak dua bulan terakhir Maret-April 2022 rupanya tempat ini tak dilirik aparat gabungan patroli yang melintas jalan protokol dari arah halte busway Kalibesar Barat arah hotel Mercury Tambora menuju jalan Kunir halte busway Fatahilla Tamansari yang melewati akses Jembatan Kaliber.
Kepala Satpol PP Jakarta Barat R.M.Tamo Sijabat mengerahkan ratusan anggota Satpol PP dalam operasi penertiban selama bulan suci ramadhan guna meminimalisir adanya PMKS di 56 zona Kelurahan dari 8 Kecamatan dengan berkordinasi pejabat di kantor Sudin Sosial Jakarta Barat terkait permasalahan penyakit masyarakat dan ketertiban umum.
Catatan wartapolri.com Minggu malam (24/4/2022), lvand Sigiro selaku Kabid.Ketentraman, Ketertiban Umum dan Operasional Satpol PP Jakarta Barat bersama jajaran Tiga Pilar Kecamatan Taman Sari telah melakukan patroli berdasarkan pemetaan titik kumpul PMKS.
Dari giat operasi route rombongan kendaraan KDO Patroli Satpol PP Jakarta Barat-Satpol PP Taman Sari melintasi jalan protokol Hayam Wuruk, jalan Mangga Besar dan jalan Gajah Mada Taman Sari. Petugas gabungan berhasil mmenciduk 5 wanita diduga pekerja sek komersial alias PSK pada Kamis malam (21/4/2022).
Para PSK yang menawarkan sek instan melalui alplikasi Michat dalam menjajakan dirinya dengan tarif kencan berkisar Rp.250.000,- modus operasional cewek berparas cantik, bila dalam perbincangan di Michat ada kesepakatan tarif kemudian kedua pasangan yang bertransaksi menuju rumah kost yang ada di wilayah Taman Sari Jakarta Barat.
Kelima PSK disanksi melanggar terkena sanksi sesuai Perda No.8/2007 tentang ketertiban umum setelah didata dan dibawa ke panti sosial Sudin Sosial Kota Administrasi Jakarta Barat.
(*RJB)

