Aceh Utara. Warta-Polri 21 April 2022 Kesuksesan PT Pupuk Iskandar Muda ( PIM ) dalam membangun dan membina Usaha Mikro Kecil Menengajh (UMKM) didaerah melalui Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) dibuktikan dengan berkembangnya usaha dan intesitas kegiatan yang selalu diikutkan diberbagai event daerah maupun nasional
PT-PIM mempunyai banyak mitra binaan yang produktif dan berhasil mengembangkan usaha dan membantu membina usaha mitra binaan yang lainnya, pada periode Maret 2022 PT PIM mengirim mitra binaan unggulan untuk ikut event pemeran terbesar Asia Tenggara yang diadakan di Indonesia yaitu Internasional Handicraft Trade Fair (INACRART) di Jakarta Convention Center dan berhasil mempromosikan produk unggulannya yang banyak diminati oleh pengunjung.
Dengan terpilihnya 1 ( satu) UMKM Binaan PT-PIM dari 49 BUMN seluruh Indonesia untuk menghadiri dialog bersama Mentri BUMN dalam acara Launching Implementasi Resrectful Workplace, hal tersebut mampu membuktikan keseriusan PT-PIM dalam membangun mitra binaannya.
Launching Impletasi Rresrectful Worklpace mengusung tema “Terbang Tinggi Menjulang Prestasi ” yang berlangsung di Auditorium Telkom Land Mark Tower, Jakarta Selatan, Kamis (21/4/2022) bertepatan dengan memperingati hari Kartini 21 April 2022.
Acara Respectful Workplace Policy (RWP) dibuka secararesmi oleh Menteri BUMN
Erick Thohir, turut di hadiri Ketua Srikandi BUMN yang juga menjabat sebagai Direktur SDM, Tata Kelola dan Manajemen Risiko, Tina T. KemalaIntan PT Pupuk Indosesia dan jajaran Direksi Perusahaan-perusahaan lainnya di bawah Kementerian BUMN serta para Srikandi-Srikandi Indonesia yang memberikan motivasi dan contoh bagi pelaku usaha wanita Indonesia untuk menuju kemandirian.
PT PIM mengirim sosok Srikandi “Putroena Souvenir” yang berhasil mengembangkan usaha dan menjadi pilar dan contoh bagi mitra-mitra binaan PT PIM lainnya. Sosok “Mariana” yang sudah sangat dikenal oleh masyarakat Aceh dengan berbagai inovasi produk Souvenirnya, mulai dari tas motiv Pucok Rebong, Batik Kacang, Sarung Bordir Aceh, Selendangmotiv awan Berarak, dan berbagai ukuran dompet maupun tas lainya.
Assistant Vice President Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) Jufri melalui Rezki Zulfina sebagai pembina pelaku Usaha kecil dan menengah yang membidangi TJSL PUMK PT-PIM pada sejumlah media menjelaskan, bahwa Produk UMKM Putroena Souvenir tidak hanya dikenal di Daerah Aceh tetapi sudah menembus pasar Nasional, bahkan diminati oleh beberapa konsumen di pasar Asia melalui penjualan Online.
“harapan kami Pelaku UMKM binaan exist di pasar Global sudah mulai terlihat, tinggal lagi bagaimana satu UMKM kita yang sudah berhasil mampu dan bisa membina UKMK lainnya untuk bisa mandiri dan sukses sejalan Motto kita “From Smart Village to Global Market” seperti binaan unggulan Putroena Souvenir ini,” tuturnya.(M)

