Proyek Hotmix 9 Miliar Lebih, Yang Dikerjakan PT Menara Armada Pratama Baru hitungan Minggu Kini Berlubang, Dan Pecah Mengangah

Borong Matim NTT Wartapolri- Proyek hotmix 9 miliar lebih yang dikerjakan oleh PT Menara Armada Pratama, selaku kontraktor pelaksana di jalan Bealaing Mukun Mbazang, usia nya masi hitungan minggu kini sudah mulai berlubang dan pecah mengangah.

Hotmix tersebut, merupakan program kegiatan, penyelenggaraan jalan Provinsi anggaran tahun 2021, dengan paket kegiatan, rehabilitasi ruas jalan bealaing mukun mbazang (PInjaman Daerah-PT SMI), berlokasi di Kabupaten Manggarai Timur, dengan volume 5 km, dengan pagu dana Rp9.miliyar lebih.

Entah apa yang terjadi sehingga mutu proyek hotmix tersebut cepat rusak, apakah karena lemah nya pihak konsultan pengawas, dalam mengawasi pelaksanaan pekerjaan?, sehingga kontraktor pelaksana lalai melakukan pekerjaan nya. Dan apakah diduga antara konsultan pengawas dengan kontraktor pelaksana, ada main mata?, atau karena ada hal lain, sehingga hasil pengerjaan proyek hotmix tersebut, tidak kuat dan tahan lama, tapi langsung rusak.

Hampir setiap warga masyarakat pengguna yang melintasi lokasi hotmix berlubang, ketika wartapolri mengamati nya, terlihat sepontanitas menggeleng gelengkan kepala merasa heran dengan kondisi hotmix baru hitungan minggu itu, tapi kok belubang pecah mengangah.

Dengan sinis beberapa warga pelintas lain nya, melontarkan kalimat, mengatakan, bahwa masi hitungan minggu saja kondisi hotmix ini sudah berlubang serta pecah mengangah seperti ini, apalagi kalau usia hotmix ini semakin lama, pasti semakin parah. Dan ini bisa dibilang, pekerjaan yang dilakukan pihak kontraktor, bukan nya mengutamakan mutu yang kuat dan tahan lama, malah mengutamakan mutu cepat rusak dan berlubang serta pecah mengangah. sinis Mereka.

Hasil pantauan tim wartapolri Sabtu 19/02/2022, beberapa titik disepanjang ruas jalan hotmix nampak terdapat pada badan jalan, hotmix nya berlubang hingga menembus batu krikil agregat dan keluar bertebaran naik keatas. Selain itu, terdapat pula, pada bahu jalan hotmix baru beberapa minggu itu, terlihat hotmix nya pecah mengangah serta bergelembung bagaikan petak sawah pada musim kemarau panjang.

Pihak kontraktor pelaksana ketika dihubungi melalui nomor hendpon genggam milik Dirut PT Menara Armada Pratama, Paul Sumito, namun hingga berita ini dinakan belum juga merespon nya.

Hingga berita ini pula dinaikan, pihak PPK Dinas PUPR Provinsi NTT serta konsultan pengawas, belum berhasil dikonfirmasi, lantaran nomor seluler dan keberadaan alamat mereka tidak diketahui. Bersambung. (tim wartapolri).

Mungkin Anda Menyukai