Inhu, wartapolri.com Malang Tak dapat ditolak, mujurpun tak bisa untuk diraih. Pribahasa itulah yang dialami seorang sopir dumtruk jenis colt diesel. Andika (26th) warga kelurahan Peranap Kecamatan peranap. Nyawanya seketika itu berangkat menghadap sang pencipta.
Data yang dihimpun awak media di lapangan tentangal ihwal kejadian, korban sehari_ hari berpropesi sopir , sebagaimana biasanya selalu bil amprahan alias upah angkutan material jenis kerikil dan pasir.

Dihari ini rabu 07/10/2021, merupakan hari yang sangat bersejarah terutama bagi keluarga yang ditinggalkan. Kronologis kejadian , sesuai pesan atau ordean dari pemilik bangunan meminta kepada korban untuk diantarkan material.baru kerikil, sesampainya di tempat pembongkaran sang korban hendak menurunkan kerikil, dengan menggunakan pto ( alat untuk naikan bak truk ) terjadi gangguan pada alat tersebut, dikala itu sudah naik sekira 40 _ 50 cm.
Disaat korban turun hendak perbaiki yang rusak dengan posisi kepala dan setengah badan masuk diantara kondisi bak dengan sasis lagi terbuka,sementara bak beruatan lebih kurang 8 ton. Tanpa disadari dengn tiba_tiba bak tersebut turun dan menghimpit badan korban dan kondisi kepala pecah.
Dengan kejadian tersebut beberapa orang warga melihat kejadian tersebut berbagai cara berusaha melepaskan si korban dalam keadaan kepala dan badan dijepit , Atas pertolongan warga korban sudah tak bernyawa lagi,lalu korban dibawa ke klinik untuk beri pertolongan, kondisi koran kepala pecah, tangan patah serta luka mengangah.
Korban meninggalkan sati istri (Yanti 22th), dua anak ,Alpis laki_laki (7th), sedangan Alpiza perempuan (1,5 th ). Sementara pemilik mobil dumtruk colt diesel dengan nomor polisi BM 9371 CJ, AAN (35 th) warga Rw 07 Lembah Sago Kelurahan Peranap saat diwawancarai awak media mengenai kejadian mengatakan, Siapa yang ingin pak mau menera kecelakaan yang miris seperti itu, yang jelas kita ikut bersedih atas musibah ini, dan kita akan ikut bertanggung jawab atas musibah tersebut, ungkap AAN.
Sementara mobil truk colt diesel tersebut sudah diamankan pihak kepolisian Peranap. Kapolre Inhu.melalui paur humas Aipda Misran dihubungi melalui selulernya dengan nomor 081230953….guna diminta keterangan. aktif namun tak diangkat, diduga ada kesibukan.(militaufik/wartapolri.com).07/10/2021..
____________________

