Tim Srena Mabes Polri dan Birorena Polda NTT Tinjau Lokasi Polres Sumba Tengah

Waibakul, wartapolri.com – Tim Srena Mabes Polri dan Birorena Polda NTT melakukan peninjauan lokasi Polres Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur, Selasa (21/6/22).

Tim Srena Mabes Polri dan Birorena Polda NTT tiba di Kabupaten Sumba Tengah disambut oleh Wakil Bupati Sumba Tengah, Daniel Landa dan Sekda Sumba Tengah.

Penyambutan dilakukan di rumah jabatan Wakil Bupati Sumba Tengah, dan kunjungan Tim Srena Mabes Polri tersebut meninjau studi kelayakan kesiapan pembentukan Polres yang dimaksud.

Adapun rombongan terdiri dari Tim Srena Mabes Polri, Brigjen Pol. Drs. Budi Yuwono, MH., Kombes Pol. Dra. A. A. Sagung Dian Kartini, AKBP Bambang Purboyo, SE., Penata Fajar Hendro Baskoro, SE., Bripda Dafri Firnanda. Sementara rombongan dari Birorena Polda NTT, Kombes Pol. R. Dadik Junaedi S. Hartono, Delyana Kana Kadja, SH., Bripda Ariansyah, Kapolres Sumba Barat AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata bersama perwira tinggi Polres Sumba Barat.

Wakil Bupati Sumba Tengah, Daniel Landa pada kesempatan tersebut mengatakan, sangat berterimakasih atas kunjungannya dan mengucapkan selamat datang kepada Tim Srena dari Mabes Polri, Birorena Polda NTT dan Polres Sumba Barat, serta kami atas nama pemerintah dan masyarakat kabupaten Sumba Tengah mengucapkan, selamat datang di Kabupaten Sumba Tengah dalam peninjauan kesiapan dan untuk kelayakan pembentukan Polres Sumba Tengah.

Dihadapan Tim Srena Mabes Polri, Wakil Bupati Daniel Landa menyampaikan gambaran umum Kabupaten Sumba Tengah. Daniel menyampaikan bahwa Kabupaten Sumba Tengah memiliki luas wilayah 186. 918 Haktare yang terdiri dari (6) enam Kecamatan dan 72 Desa dengan jumlah penduduk 88.478 jiwa.

Mantan Sekretaris pada Dinas PUPR Kabupaten Sumba Barat itu, juga mengatakan bahwa “pemerintah kabupaten Sumba Tengah telah menyediakan dua lokasi pembangunan Polres Sumba Tengah, yakni lokasi pertama seluas 22.440 M² yang hari ini dilaksanakan penandatanganan berita acara hibah dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Tengah kepada Kapolres Sumba Barat untuk pembangunan Polres Sumba Tengah yang terletak di jalan lintas Waikabubak – Waingapu. Sedangkan lokasi kedua seluas 51.350 M² sudah tersertifikat dan telah dihibahkan kepada Polres Sumba Barat pada tahun 2014 untuk pembangunan rumah dinas Polres yang berlokasi di kompleks Pemerintahan Kabupaten Sumba Tengah”, ujar Wakil Bupati Daniel Landa.

Lebih lanjut Daniel Landa, sejak pemekaran Kabupaten Sumba Tengah dan Kabupaten Sumba Barat tahun 2007 silam, Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah memiliki 3 (3) Polsek, yakni Polsek Katikutana, Polsek Mamboro, dan Polsek Umbu Ratu Nggay.

Dengan hadirnya Polres di Kabupaten Sumba Tengah, Wakil Bupati itu menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah telah menyediakan 3 (tiga) lokasi sebagai calon Polsek baru, yaitu lokasi Polsek Umbu Ratu Nggay Barat, lokasi Polsek Umbu Ratu Nggay Tengah, dan lokasi Polsek Katikutana Selatan.

Dari ketiga lokasi calon Polsek yang disebutkan Wakil Bupati Daniel itu sebagai bahan pertimbangan Tim Srena Mabes Polri dan Birorena Polda NTT untuk pembentukan Polres Sumba Tengah.

“Pembentukan Polres Sumba Tengah bertujuan untuk meningkatkan dan mendekatkan pelayanan pelayanan keamanan dan ketertiban masyarakat Sumba Tengah”, kata Daniel Landa.

“Semoga Polres Sumba Tengah dapat segera terwujud didirikan agar masyarakat Sumba Tengah tidak jauh lagi untuk pengurusan ke Polres”, tutupnya.

Brigjen Pol. Drs. Budi Yuwono, M.H., menyampaikan bahwa Tim Srena Mabes Polri dan Birorena Polda NTT telah melakukan penelitian dokumen pendukung pembentukan Polres Sumba Tengah.

“Kami telah melakukan penelitian dokumen pendukung pembentukan Polres Sumba Tengah. Kami berharap kepada Pemerintah Daerah bersama masyarakat Kabupaten Sumba Tengah untuk terus mendukung dalam pembentukan Polres Sumba Tengah”, ujar Brigjen Pol. Budi Yuwono.

Brigjen Pol. Budi Yuwono menyampaikan bahwa untuk pembentukan Polres baru, Polri tidak bisa berjalan sendiri, harus ada dukungan dari Pemerintah Daerah terutama tokoh masyarakat dan tokoh Agama.

“Saat ini Polri sedang penataan organisasi di bawah pimpinan Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., antara keamanan dan kesejahteraan masyarakat tidak bisa terpisahkan,” pungkasnya.

Penulis : Anton Gallu

Mungkin Anda Menyukai