Jakarta, Wartapolri- Hari ini, setahun lalu, di Istana Negara, Jenderal Polisi Listyo Sigit P dilantik Presiden RI Joko Widodo sebagai Kepala Kepolisian RI ke-26, Kamis (27/01/22)
Mengusung tagline PRESISI( Prediktif, Responsibilitas, Transparansi-Berkeadilan) Jenderal Sigit mulai melakukan perubahan secara perlahan tapi pasti.
Kekuatiran bahwa akan makin meruncingnya polarisasi akibat masalah hukum di tengah masyarakat, tidak terbukti. Justru melalui Perkap Nomor 8 Tahun 2021, Jenderal Sigit mengedepankan Restorative Justice untuk menyelesaikan masalah yang diakibatkan oleh “pasal-pasal karet” dalam UU ITE.
Sosok yang sangat terbuka dengan perubahan dan hal-hal yang baru itu, membuat Jenderal Sigit semakin diperhitungkan. Bahkan tahun 2022 ini, bekerjasama dengan salah satu media online berpengaruh di negeri ini, Jenderal Sigit menggelar “Hoegeng Award” guna mencari Hoegeng baru di tengah krisis keteladanan.
Bahkan Jenderal Sigit mulai memberesi internal kepolisian dengan kalimat yang sangat tajam, yakni “ikan busuk berasal dari kepala”.
Semoga setahun kepemimpinan Jenderal Sigit sebagai Kapolri, semua aparat kepolisian memberikan dukungan lahir dan batin guna melakukan transformasi organisasi, transformasi pelayanan publik, transfomasi operasional, dan transformasi pengawasan. Dengan rendah hati Jenderal Sigit mengatakan bahwa apa yang dia lakukan selama setahun ini, di organisasi Bhayangkara itu hanyalah “setapak perubahan”.
Ia seperti setetes air di tengah samudera yang luas, secercah cahaya di tengah sinar yang terang benderang, dan sebutir pasir di hamparan gurun yang luas.
(Sayid Muhammad)

