Aceh Utara, Wartapolri- Dalam Rangka memeriahkan Peringatan Bulan K3 Nasional dan menyambut HUT PT PIM ke 40 Tahun, Minggu (23/01/22)
Karyawan PIM menggelar kegiatan Coastal Clean UP atau pembersihan pinggiran pantai dan danau dari sampah-sampah organiK maupun non organik.
Coastal Cleaning Up merupakan Kegiatan yang dilakukan di ekosistem pantai yang memiliki keterkaitan erat dengan pembersihan sampah, dimana sampah merupakan bagian pencemaran lingkungan.

Sasaran yang dilakukan pembersihan pantai desa Bangka Jaya Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara dan pinggiran danau laut tawar di Takengon kabupaten Aceh Tengah.
Salah satu program kegiatan Gernas K3 dan HUT PT PIM ke 40 adalah gerakan Peduli kebersihan Lingkungan yang berlokasi di pantai dan danau yang diprakarsai oleh panitia dan karyawan/ti.
Kegiatan Coastal Clean up merupakan kegiatan pembersihan pantai yang dilakukan setiap tahun di pantai-pantai yang berada di lingkungan PT Pupuk Iskandar Muda sejak tahun 1986.
Laut dan danau merupakan kumpulan dari berbagai ekosistem yang didalamnya hidup beraneka ragam biota.
Hingga akhir 2021, sampah terbanyak yang ditemukan di laut masih didominasi oleh sampah plastik. Bahkan International Coastal Cleanup (ICC) merilis, pada 2019 sebanyak 97.457.984 jenis sampah dengan berat total 10.584.041 kilogram ditemukan di laut dan Sembilan dari 10 jenis sampah terbanyak yang mereka temukan berasal dari bahan plastik, seperti sedotan dan pengaduk, alat makan plastik, botol minum plastik, gelas plastik, dan kantong,
Bayangkan sekarang ?. Rendahnya kesadaran masyarakat yang tinggal dan melakukan aktifitas di lingkungan pesisir, menimbulkan anggapan bahwa wilayah pantai adalah tempat pembuangan sampah yang gratis, mudah atau praktis. Akibat dari pembuangan sampah sembarangan telah mengurai nilai keindahan dan kenyamanan lingkungan pantai.
Oleh karena itu, kita sebagai manusia yang ikut andil menghasilkan sampah saatnya bertanggung jawab untuk ikut menjadi bagian dari gerakan/ kegiatan Coastal Clean Up.
Dalam kegiatan tersebut selama satu jam terkumpul 32 karung sampah ukuran 50 kg yang lagi-lagi didominasi oleh sampah plastik dan residu.
Total 75 relawan ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini mulai dari karyawan/ti PT PIM, Turun Tangan Lhokseumawe, Turun Tangan Aceh Utara, Forum Anak Dewantara, Mahasiswa/I Universitas Malikussaleh & Politeknik Lhokseumawe, Earth Hour Aceh , ASB Coffee, dan masyarakat sekitar.
”Melalui kegiatan ini diharapkan pantai di lingkungan sekitar PIM menjadi lebih bersih dan indah sehingga layak untuk dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata di kawasan Aceh Utara, dan juga bisa memotivasi banyak orang sekitar untuk terus melakukan kegiatan serupa untuk kebersihan dan Kesehatan setempat.” Kata Reza Ketua BK3N 2022 PT PIM .
Reza melanjutkan, Kita ketahui bahwa plastik merupakan salah satu sampah yang membutuhkan waktu 50 tahun lebih untuk dapat terurai
Microplastik atau pecahan plastikpun mulai meresahkan laut,selain di konsumsi ikan dan pastinya menyatu dengan air laut yang lagi-lagi akan dikonsumsi oleh manusia sebagai lauk dan garam
Hal yang memprihatinkan seperti inilah yang menjadi harapan untuk kegiatan ini dan serupa akan terus ada digerakkan oleh banyak lapisan masyarakat terlebih milineals untuk terus peduli terhadap lingkungan,bumi rumah kita
Selain dipesisir pantai Bangka jaya,Insan PT.Pim juga melakukan pembersihan di Area pinggy lot Tawar Takengon, Aceh Tengah yang berada di 2(dua) titik, yaitu Lot Kala Kebayakan dan di pesisir Camp Gayo Indah dalam rangka kegiatan Fokus Gruop Discussion (FGD)
Vice President PKBL & Humas,Nasrun selaku c oordinator dilapangan menyampaikan bahwa kegiatan Coastal Cleaning Up yang dilakukan didua lokasi ini merupakan implementasi nilai-nilai Akhlak dari karyawan PT.Pupuk Iskandar Muda untuk menjaga lingkungan pantai dan danau yang bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat yang mendukung kegiatan dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada lembaga-lembaga masyarakat yang berpartisipasi dalam memelihara dan peduli lingkungan
(Sayid Muhammad)

