Jakarta Barat (wartapolri.com)- Rumah milik (almarhumah) ibu Wasti di jalan Gang Pucuk ll No.29 A kelurahan Tanah Sereal kecamatan Tambora Jakarta Barat menjadi katagori rumah tidak layak huni (RTLH) apalagi ditengah wabah pandemi Covid-19 tidak sedikit warga Jakarta kekurangan pencarian ekonomi, salah satunya keluarga ibu Wasti di ligkungan RT 003 RW 08 termasuk warga berpenghasilan tidak tetap yang dibantu program bedah rumah dari dana Basnas Bazis Provinsi DKl Jakarta.
Program bantuan stimulan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat setiap tahunnya secara bergiliran membangun RTLH menjadi tempat tinggal yang nyaman dan aman melalui dana bantuan Baznas Bazis Provinsi DKl Jakarta, rumah yang dihuni tiga kepala keluarga yakni Sani, Uus Kusnadi dan Sanah ini sangat terbantu dengan adanya program bedah rumah karena rumah yang ditempati tidak memiliki sarana MCK (Mandi,Cuci,Kakus) dan berlantai tidak keramik.

lnformasi yang diperoleh wartapolri.com, sebelumnnya putri dari ibu Wasti yang diwakilkan Sany melalui pengurus RT/RW setempat mengajukan dan mengurus surat permohonan program bedah rumah oleh Pemda DKl Jakarta. Dalam hitungan bulan di tahun 2021, Sany dan keluarganya yang menempati rumah berukuran 2,80 meter X 5,5 meter mendapat giliran membangun rumahnya dari dana Bazis Provinsi DKl.
Pembangunan RTLH diawali dengan peletakan batu pertama oleh Lurah Tanah Sereal Hj.Suharti,S.Sos,M.Si sebagai tanda dimulainya pengerjaan rumah hingga selesai struktur bangunan dengan kokoh dan asri. Kini bangunan rumah tersebut menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi penghuninya pada Senin siang (27/12/2021), kemarin. Rumah yang bercat hijau putih ini terlihat lantainya telah dikeramik warna putih ukuran 30 cm X 30 cm, terdapat kamar mandi, tempat mencuci, kakus dan bentuk bangunannya berlantai dua.
Rangkaian proses pengerjaan bedah rumah hingga penyerahan kunci pintu untuk ditempati dan dihuni oleh keluarga ibu Wasti setelah usai dibangun. Acara penyerahan kunci pintu rumah oleh Wakil Camat Tambora Choirudin kepada Sany mewakili keluarganya. lbu 5 anak yang berstatus janda ini terlihat nampak haru dan senyum bahagia karena kondisi rumahnya sudah menjadi bagus dan nyaman setelah di bedah rumah.
Choiruddin Wakil Camat Tambora didampingi SekcamTambora Nurul mengunjungi lokasi bedah rumah yang diresmikan penggunaan setelah penyerahan kunci pintu. Kehadiran kedua pejabat Pemerintah Kecamatan Tambora Jakarta Barat dengan mengendarai mobil Avanza B 2107 BYS. Choiruddin mewakili kantor Basnas Bazis Kota Administrasi Jakarta Barat, dalam sambutannya menjelaskan “Pembangunan bedah rumah dari program Bazis (Badan Infak dan sadaqoh) dari masyarakat merupakan kegiatan tahunan menjadikan hunian rumah tinggal lebih layak bagi warga dan keluarganya” jelas Choir didampingi Lurah Tanah Sereal Hj.Suharti,S.Sos,M.Si, Kasi Kesra Kelurahan Tanah Sereal Deacy Cyska,SH, Serka TNl Nurhasan, Ketua RW 08 H.Tantowi.
Hadir pada acara bedah rumah Bazis DKl Jakarta di permukiman warga RW 08 diantaranya Sekertaris Kelurahan Indri Prawiji,S.STP, H.Mahmud Hidayat,SKM,M.Si, Ketua RT 003 Asep Lukman, unsur lembaga masyarakat LMK, FKDM, para ibu PKK, tokoh masyarakat Tanah Sereal. Menurut Asep Sekertaris RW 08, kegiatan ini agar terus dilangsungkan ditahun selanjutnya karna pengurus RT-RW menginginkan warganya hidup layak terkait tempat tinggalnya” ujarnya.
Ditempat terpisah, Uus Kusnadi putra dari ibu Wasti kepada wartapori.com, menyatakan “Pihak keluarga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah sudah menjadikan rumah ibu saya bagus dan kokoh, kepada pengurus RT/RW termasuk sukses atas perjuangannya” terang Uus saat ditemui di konfirmasi.
*Suranto OC

