Waikabubak,wartapolri.com – Kodim 1613/ Sumba Barat kembali menggelar kegiatan vaksinasi massal bagi kaum milineal. Kaum milenial terutama para pelajar usia 12-18 tahun tampak antusias mengikuti serbuan vaksinasi dosis pertama Covid-19 yang diselenggarakan oleh Kodim 1613/Sumba Barat yang berlangsung di halaman SMAN 1 Waikabubak, Jalan Teratai No. 6 Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, pada Sabtu (11/09/2021) kemarin.

Para kalangan milenial itupun terlihat tetap mematuhi protokol kesehatan saat mengantre disuntik vaksin Covid-19, mulai dari memakai masker hingga menjaga jarak.
Para kaum milineal yang akan disuntik vaksin juga harus mengikuti skrining, di antaranya pemeriksaan kesehatan dan wawancara sebelum divaksin. Selain itu, kalangan milenial pun harus menjalani observasi selama 30 menit setelah divaksin.
Komandan Kodim 1613/Sumba Barat, Letkol Czi Irawan Agung Wibowo, ST,M.Tr (Han) mengatakan bahwa kegiatan serbuan vaksinasi milenial bagi pelajar tersebut merupakan sebagai wujud TNI-POLRI untuk mendukung program Pemerintah Vaksinasi bagi pelajar. Dengan harapan pelajar bisa terus sehat.
“Program vaksinasi Milenial ini untuk mendukung program pemerintah, ini sebagai wujud kerjasama antara TNI/Polri dengan Pemerintah,” ujar Dandim, disela-sela memantau vaksinasi pelajar.
Lanjut Dandim kegiatan vaksinasi milenial dosis pertama saat ini kita menyiapkan vaksin untuk 2000 orang, dengan menggunakan jenis vaksin Sinovac.
“Kegiatan vaksinasi milenial ini dilaksanakan sebagai upaya pencegahan Covid-19 di lingkungan Sekolah dan berharap virus ini dapat segera hilang di tanah air ini”, kata Dandim.
“Pelaksanaan vaksinasi ini juga guna mendukung program Menteri Pendidikan dalam rangka pelaksanaan sekolah tatap muka yang akan diselelenggarakan dalam waktu dekat di Kabupaten Sumba Barat”, imbuh Dandim
Dandim juga berpesan kepada para pelajar yang mengikuti vaksin agar tetap optimis, menjaga diri dengan di vaksin, karena pelajar adalah masa depan bangsa.
“Saya berpesan kepada para pelajar, mari kita optimis bersama-sama, kita vaksin diri kita untuk menjaga diri kita, dan juga tetap melaksanakan prokes, karena pelajar kita adalah masa depan bangsa”, pesan Dandim.
Salah satu seorang pelajar SMA Swasta Karanu, Noma Kula (15), menjadi satu dari pelajar yang masuk daftar untuk divaksin covid-19 dosis pertama. Siswa SMA Swasta Karanu itu terlihat tegar ketika dirinya dipanggil petugas nakes untuk melakukan screening sebelum divaksin.
Wajahnya semakin cerah ketika hasil pengukuran suhu dan tensi memastikan bahwa ia lolos mengikuti vaksin kekebalan melawan covid-19.
“Saya senang akhirnya berhasil divaksin,” ungkapnya.
Kepala Sekolah SMAN 1 Waikabubak, Paulinus Sukur, mengatakan bahwa vaksinasi bagi pelajar hari ini merupakan sebagai wujud kerja sama Kodim 1613/Sumba Barat dengan Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinkes Sumba Barat dan SMAN 1 Waikabubak.
Menurut Paulus, sasaran utama kegiatan kali ini ialah para remaja atau pelajar usia 12 – 18 tahun yang berasal tidak hanya dari SMAN 1 Waikabubak saja tetapi juga pelajar dari sekolah lain yang berada di daerah Kabupaten Sumba Barat.
“Vaksinasi untuk kalangan pelajar juga merupakan untuk mendukung program Menteri Dalam Negeri untuk pelaksanaan kegiatan belajar tatap muka yang akan dilaksanakan,” kata Paulus saat ditemui disela-sela kegiatan vaksinasi.
Tampak hadir dalam Kegiatan vaksinasi milenial tersebut Dandim 1613/Sumba Barat Letkol Czi Irawan Agung Wibowo, Kadiskes Sumba Barat drg. Bonar B. Sinaga, Kepala Sekolah SMAN 1 Waikabubak Paulinus Sukur, S.Pd, Kasdim 1613/Sumba Barat Mayor Inf Andhi Sutianto, SE, Para Perwira Staf Kodim 1613/SB, Staf Dinkes Sumba Barat dan Tenaga Kesehatan/Vaksinator, Para Perwira dan Anggota jajaran Kodim 1613/Sumba Barat beserta para pelajar penerima vaksin.
Pada kegiatan Serbuan Vaksinasi Milenial peserta penerima Vaksinasi Dosis 1 berjumlah 1.590 orang kaum milineal yang disuntik vaksin jenis Sinovac.
Penulis : Anton Gallu

