Palembang,wartapolri.com- Mendagri Tito Karnavian pernah berucap kepada awak media tak kala menjelang Hari Raya Idul Fitri, kala itu Dia meminta para ASN untuk mencoba empati kepada pegawai swasta. Situasi pandemi membuat banyak perusahaan swasta jatuh, bahkan sampai ada yang bangkrut.
Sementara ASN masih tetap bekerja bahkan mendapatkan THR.
“Kita pegawai negeri masih bisa punya THR, negara bangkrut baru kita nggak punya (THR). Dan kalau kita melihat pihak yang lain, masyarakat tidak bekerja yang nganggur, jumlahnya sekarang jutaan juga. Mereka tidak mendapatkan apa-apa. Siapa yang mau ngasih THR,” ucapnya.
Tito menyindir pemerintah daerah yang anggarannya masih lebih besar untuk belanja pegawai ketimbang belanja modal.
“Jadi tolonglah teman-teman kepala daerah berikan pengertian kepada ASN di daerah-daerah. Syukurilah apa yang sudah ada, sudah ada honor, ini belanja pegawai banyak sekali porsinya dalam struktur APBD. Ini harus diperbaiki, Sudah dikasih lagi THR, bersyukur,” katanya..
Mengenai ASN yang mengeluh pendapatanya menurun pada masa pandemi ini, “Feri Kurniawan” pegiat anti korupsi dan juga pengamat kebijakan publik berucap, “manusia yang picik dan tidak mensyukuri nikmat yang di berikan Allah”, ucap Feri dengan nada tinggi.
“Orang – orang banyak yang terdampak berat sampai – sampai makan saja sulit pada mada pandemi tapi tak mengeluh dan mencari upaya kerja apa saja untuk hidup”, papar Feri kembali.
“Bukan saya tidak tahu banyak pimpinan SKPD melakukan perjalanan dinas antar Daerah via darat yg harusnya di tiadakan namun masih saja di lakukan”, terang Feri kembali.
“Apa betul pertanggung jawaban SPJ nya dan apa tidak menyalahi perintah Mendagri”, jelas Feri. “Ada indikasi SPJ fiktif dan SPJ yang hamburkan uang negara dan masyarakat harus pro aktif mencegahnya bekerjasama dengan BPKP yang menjadi pilar aturan keuangan daerah”, pungkas Feri Kurniawan.
Sumber : Feri Kurniawan “Penggiat Anti Korupsi Sumsel ”
Nazarudin Siregar

