Satbrimob Polda Aceh,- Senin (26/07/2021) Guna putuskan mata rantai Covid 19, Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Aceh melaksanakan penyemprotan cairan disinfectan di Tempat Pelelangan Ikan ( TPI) Kec. Langsa Barat Pemko Langsa.
Menindak lanjuti hal tersebut untuk mendukung pemerintah dalam upaya pencegahan pemutusan mata rantai Covid 19. AKP Rizki Julianda Putera Buna, S.I.K selaku Danki Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor memerintahkan anggotanya di bawah Pimpinan Aipda Herman Selaku Dantim yang ditunjuk segera menuju ke Lokasi penyemprotan yaitu Tempat Pelelangan Ikan ( TPI) Kec. Langsa Barat guna melaksanakan penyemprotan dan sosialisasi Kepada Para Pengurus TPI dan Masyarakat yg beraktifitas di TPI tersebut Meliputi :
1. Tetap jaga jarak minimal 1-2 meter
2. Selalu memakai Masker
3. Memperbanyak spanduk himbauan Wajib Masker dan Pencerahan Bahaya Covid
4. Hindari berjabat tangan
5. Sering mencuci tangan sebelum dan sesudah kegiatan dengan air yang mengalir.
Sasaran penyemprotan seputaran TPI meliputi : parkiran, Wc umum dan gedung TPI.
Pengurus TPI menyambut Positif kegiatan penyemprotan cairan disinfectan yang dilakukan oleh anggota Brimob serta berterimakasih Kepada Komandan Kompi melalui Aipda Herman yang menjadi dantim penyemprotan Hari ini.
Komandan Batalyon B Pelopor Brimob Polda Aceh Akbp Ahmad Yani melalui Danki 2 Yon B Por AKP Rizki Julianda Putera Buna, S.I.K Mengatakan Kegiatan ini merupakan Upaya Polri mendukung pemerintah memutuskan mata rantai covid 19 dan mempersiapkan menjalani *beradaptasi dengan kebiasaan baru*.
Kegiatan penyemprotan menggunakan alat semprot manual dan Mobil Double Cabin milik kompi 2 Batalyon B Pelopor.
Danki Brimob Juga menghimbau melaluiKepada para pengurus TPI melalui Aipda Herman agar tetap menjalankan protokol pemerintah menggunakan masker dan Sering mencuci tangan serta menumbuhkan rasa Kesadaran masyarakat tentang bahaya Covid 19 dan pentingnya melakukan pencegahan pemutusan mata rantainya untuk menerapkan *beradaptasi dengan kebiasaan baru* umumnya untuk seluruh masyarakat aceh dan terkhusus untuk masyarakat yang berkunjung.tutup Aipda Herman.
(Sayid Muhammad)

