Nguri nguri budoyo jowo dibalik mitos rabu kliwon punden sambi kendil desa ketawang yang dikeramatkan

Nganjuk,Wartapolri.Com-Sebagai tanda wujud syukur pemerintahan Desa Ketawang Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk diwujudkan dengan acara nyadran ( bersih desa) atau sedekah bumi (23/06/21).

Acara yang dipusatkan di punden Mbah Sambi Kendil itu dilaksanakan dengan tetap mematuhi aturan protokol kesehatan, warga Dusun Kedung Celeng dengan membawa tumpengan warga antusias mendatangi Punden Mbah Sambi Kendil yang mereka keramatkan karena diyakini sebagai sesepuh dusun pada jaman dulu.

Acara yang dimulai pada pukuli 09.30 pagi itu dihadiri oleh Kepala Desa Ketawang Iswantoro beserta perangkat didampingi Babinkamtibmas dan Babinsa beserta warga dusun kedung celeng.

Kepala Desa Ketawang Ketika ditemui awak media menjelaskan, kenapa harus selasa kliwon ?, dulu cikal bakal / yang babat Dusun Kedung Celeng Desa Ketawang adalah eyang Sambi Kendil, selalu melaksanakan syukuran sehabis panen raya dan bertepatan dengan hari rabu kliwon sehingga tradisi tersebut turun temurun sampai sekarang.

Sesepuh dusun kedung celeng Nomo Jenggot juga membenarkan apa yang dikatakan Iswantoro kalau disini hanya meneruskan tradisi leluhur yang sudah turun temurun dan sudah menjadi kewajiban kami untuk nguri nguri budoyo jowo ( melestarikan budaya jawa).

” menurut mitos masyarakat dusun kedung celeng dengan mengadakan sedekah bumi ini mereka yakin kalau panen mereka akan melimpah ruah karena merasa mendapat jangkungan ( restu) dari yang mengku dusun yang dalam bahasa jawa dikenal dengan Danyang”, pungkas Iswantoro.

Harapan Iswantoro kepada warganya agar tetap nguri nguri budoyo jowo atau tetap melaksanakan tradisi leluhur walau dimasa pandemi seperti ini dan kita tetap malaksanakan aturan protokol kesehatan.

Widodo

Mungkin Anda Menyukai