Tamu Hotel Warga Negara Rusia, Korban Kemalingan Uang Di NihiSumba Resort

Waikabubak-wartapolri.com | Tamu Hotel Nihi Sumba Resort, Valerii Rusishunkin (40 tahun), yang merupakan warga negara Rusia dengan Nomor Pasport 2677795 menjadi korban pencurian uang miliknya sebesar Rp34.590.000,- saat ia menginap di hotel ternama tersebut.

Menurut Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto, S.I.K., M.H., kepada media ini pada Kamis (1/7/2021) lalu di Mapolres Sumba Barat, Kapolres Irwan Arianto mengatakan bahwa pada hari Jumat tanggal 25 Juni 2020 sekitar pukul 20.00 Wita, telah terjadi kasus pencurian di dalam villa Raja Kanatar 1 Nihi Sumba Resort, Desa Hobawawi, Kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur. Selanjutnya, korban Valerii Rusishunkin melaporkan kasus tersebut ke Polres Sumba Barat, dengan nomor Laporan Polisi (LP) Nomor : 1.P/B/125/VI/2021/SPKT/Polres Sumba Barat/Polda Nusa Tenggara Timur.

Kapolres Sumba Barat AKBP FX Irwan Arianto, juga menjelaskan kronologis kejadian. “Pada hari Jumat tanggal 25 Juni 2021 sekitar pukul 20.00 Wita, korban keluar villa untuk makan malam dan kembali masuk ke villa sekitar pukul 22.00 Wita. Saat masuk villa tersebut, korban melihat tas tempat penyimpanan uang yang disimpan di atas meja sudah dalam keadaan terbuka, namun saat itu korban tidak memeriksa tas tersebut dan langsung beristirahat”, tutur Kapolres

Kemudian pada hari Sabtu tanggal 26 Juni 2021 sekitar pukul 11.00 Wita, menurut Kapolres Irwan, korban makan siang dan barang-barang korban dipindahkan ke Villa Raja Marangga oleh Guess Captain berinisial LEW, setelah selesai makan siang lalu korban kembali ke villa serta memeriksa barang-barang dan mengetahui bahwa uang miliknya telah hilang.

“Sekitar pukul 13.00 Wita tamu/ korban Vilarii menyampaikan kepada saksi 1 bahwa telah kehilangan uang miliknya sebanyak 2400 U$D (Rp 33.000.000,-), 5 Euro (Rp 90.000,-), dan Rp 1.500.000,- sehingga total Rp 34.590.000. Uang tersebut diperkirakan hilang sekitar pukul 20.00 Wita dan informasi tersebut diteruskan oleh saksi 1 kepada saksi 2. Atas informasi tersebut saksi 2 memerintahkan saksi 3 selaku Chief Scurity untuk melakukan pemeriksaan rekaman CCTV”, ungkap Kapolres menuturkan

Lebih lanjut Irwan Arianto menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan CCTV tidak ditemukan adanya tanda-tanda pelaku memasuki Villa, karena keterbatasan CCTV yang letak CCTV hanya memantau di arah depan pintu masuk, dimana CCTV dengan pintu masuk jarak sekitar 10 meter dan hanya memantau pintu gerbang dan tidak memantau pintu kamar Villa. Kasus pencurian tersebut diduga dilakukan oleh orang yang telah mengetahui keadaan di dalam lingkungan NihiSumba Resort.

“CCTV di villa hanya untuk mengawasi pintu masuk ke sekitar villa, serta tamu tidak menyimpan barang berharga yang dibawa ke dalam brangkas yang telah disiapkan oleh NihiSumba di dalam villa”, ungkap Kapolres Irwan Arianto

Setelah menerima laporan dari korban, pihak penyidik Polsek Wanokaka bergerak dan turun TKP di NihiSumba Resort untuk melakukan pulbaket terhadap korban dan pihak NihiSumba Resort. Unit Intel Polsek Wanokaka tetap melakukan monitoring, deteksi dan penggalan sekaligus lidik terkait kejadian tersebut guna terciptanya situasi Kambtibmas yang kondusif serta berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polres Sumba Barat untuk melakukan olah TKP.

Kapolres Irwan Arianto juga mengatakan bahwa dengan situasi dan keadaan hotel NihiSumba Resort, penyidik Polsek Wanokaka mengalami kesulitan karena kurangnya informasi yang diperoleh dari saksi maupun alat bantu CCTV di sekitar Villa NihiSumba Resort tersebut.

“Jadi, ada kemungkinan pelaku akan kembali melakukan aksi pencurian di dalam lingkungan NihiSumba Resort baik terhadap tamu maupun terhadap karyawan NihiSumba Resort itu sendiri”, tutup Kapolres Irwan

Terkait kasus tersebut di atas, media ini sudah mengkonfirmasi kepada pihak NihiSumba Resort melalui Bayu Dani lewat Via WhatsApp pada tanggal 1 Juli 2021 kemarin.
Pihak NihiSumba Resort melalui Bayu Dani mengatakan bahwa tidak ada laporan di Polres dan masalah sudah selesai. “Sepengetahuan saya , tidak Ada laporan Di polres Dan masalah sudah selesai”, tutur Bayu Dani via WhatsApp

Penulis : Anton Gallu

Mungkin Anda Menyukai