Jakarta (wartapolri.com)- Akibat ulah pemuda bernama Abisar alias Koplak (17 th) di rumahnya jalan Gang Dwikora 2 Sawah Lio dalam RT 002 RW 07 Kelurahan Jembatan Lima Jakarta Barat pada Minggu sore (27/3/2022) terjadi kebakaran lebat disertai angin kencang.
Sebanyak 21 rumah rusak terbakar tersambar kobaran api yang mengakibatkan 105 jiwa kehilangan tempat tinggal dan mengalami kerugian masal. Para korban kebakaran mencari tempat untuk tidur ketika malam, warga di dua RT yang terdampak kebakaran yakni RT 002 (4 rumah) dan RT 003 (17 rumah) kini mengungsi ke rumah family terdekat dan korban yang lainnya tinggal di aula Masjid Al-Muqorrobin yang berlokasi RT 002 RW 07.
Berdasarkan pengamatan wartopolri.com dengan meminta penjelasan dari salah satu warga di TKP (Tempat Kejadian Peristiwa) kebakaran, berinsial TM menyebutkan “Peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 15 15 WlB dari sebuah kamar dihuni Koplak yang diduga dibakar sendiri” paparnya saat ada kegiatan kerja bakti Satgas Kebersihan, Kamis siang (31/3/2022).

Sebelumnya di tempat yang sama, apel siaga Satgas Kebersihan guna membersihkan sampah dan puing bekas kebakaran oleh 110 petugas gabungan pada Kamis pagi dipimpin Camat Tambora Bambang Sutarna, memaparkan “Tim Kolaborasi Tiga Pilar Tambora tetap solid bersama pasukan orange (PPSU) dan rasa kebersamaan yang luar biasa bersama SDA, Pertanaman dan BPBD Jakarta Barat” jelas Bambang didampingi Danramil 02 Tambora Kapten Inf TNl Ardja Suardja.
Usai apel Satgas Kebersihan di jalan Salah Lio Raya RW 07, petugas gabungan dibagi menjadi dua tim disaat aktifitas kerja bakti berlangsung Kapolsek Tambora Kompol Rosana Albertina Labobar, S.l.K meninjau permukiman warga yang terpapar akibat kebakaran di lingkungan RW 07 Kelurahan Jembatan Lima. Kehadiran Kompol Ocha nama panggilan polisi wanita ini menyempatkan diri berkunjung ke rumah Ketua RT 003/07 lmamudin dan rumah Roni PPSU di RT 003/07.
Dalam kesempatan ini, Imamudin menjelaskan kepada wartawan wartapolri.com yang turut mengawal Kompol Ocha “Rumah yang terbakar berjumlah 17 bangunan di lingkungan RT 003 sedangkan bangunan lainnya selamat lantaran terhalang tembok rumah nomor 16. Kini sampah dan puing bekas kebakaran sedang dibersihkan PPSU sehingga warga sekitar terbantu” jelasnya.
Sekitar seribu karung berisikan sampah, puing dan kayu bekas terbakar diangkut truk Sudin Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Barat Nopol B 9743 TOQ.
Hingga pukul 11 55 WlB Camat Tambora Bambang Sutarna didampingi para ASN kantor Pemda Kelurahan Jembatan Lima menuju kantor Lurah di jalan Sawah Lio Raya RW 06 sekitar 500 meter dari lokasi kebakaran. Sementara data sumbangan donatur peduli kebakaran RW 07 di tenda Posko Bencana Kebakaran Karang Taruna tertulis dari PMI (air,mineral,masker, biskuit,sabun mandi,susu), Dinsos Prov.DKl (150 nasi kotak box), BPBD DKl (20 dust air mineral), Mustaqim/warga (1 karung beras, 5 dust mie instan,air mineral,telur) dan dari sumbangan Mapolsek Tambora (150 kotak nasi box,15 dust air mineral).
*Suranto ocong.

