Alfred Ate, Siswa Asal SMAKER Waikabubak Raih Juara 1 Lari Jarak Jauh 10 KM

Waikabubak, wartapolri.com – Dalam rangka mendukung hari budaya Pasola di Kabupaten Sumba Barat, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumba Barat menggelar kegiatan olah raga lari jarak jauh 10 Kilometer yang diikuti oleh siswa SMP, SMA/SMK/MA se-Kabupaten Sumba Barat, pada Senin (7/3/22).

Kegiatan lomba lari jarak jauh 10 KM ini diikuti 91 orang peserta khusus Putra SMP, SMA/SMK/MA dengan rute start dari depan rumah Jabatan Bupati-Gelora-Weekarau- depan Kodim 1613/SB sampai di garis finish kembali depan Rumah Jabatan Bupati (RUJAB) Sumba Barat.

Dalam perlombaan lari jarak jauh 10 KM ini dimenangkan Alfred A. Kato Ate, umur 16 tahun putra asal SMA Swasta Kristen Waikabubak sebagai juara 1.

Dalam perlombaan yang berlangsung di Kabupaten Sumba Barat, Alfred Ate berhasil menjadi orang pertama yang melewati garis finis dengan catatan waktu 41 menit dan 26 detik.

Jelang 1.000 meter terakhir, siswa jurusan IPS itu meningkatkan kecepatan dan berhasil finis pertama meninggalkan lawan-lawannya.

Ditemui usai pertandingan, Alfred mengaku bersyukur karena ia keluar sebagai pemenang, mengingat hujan deras pada saat pertandingan berjalan.

“Saya bangga dan puas dengan keberhasilan ini meskipun pada saat pertandingan berlangsung diterpa hujan deras. Ini semua terjadi karena berkat dari Tuhan melalui guru-guru pelatih saya di SMA Swasta Kristen Waikabubak,” tukasnya.

Pelatih Alfred, Cornelis Yupiter Faot, S.Pd., sangat bersyukur dengan keberhasilan dan talenta yang dimiliki oleh Alfred hingga keluar sebagai pemenang dalam mengikuti lomba jarak 10 KM.

Menurut Yupiter Faot, sejak awal surat pemberitahuan dari Pemda Sumba Barat kami terima bahwa akan ada lomba lari jarak jauh 10 KM, kami langsung menghimbau kepada peserta didik untuk ikut seleksi tingkat sekolah. Setelah melewati seleksi tingkat sekolah, Alfred bersama Agung yang lolos mengikuti lomba lari jarak jauh 10 KM tersebut.

“Sebagai pelatih dan pembina sangat bersyukur dengan talenta yang dimiliki oleh Alfred bisa keluar sebagai pemenang dalam pertandingan ini, semua ini terjadi adalah berkat dari Tuhan melalui kerja keras dari anak kami Alfred dan juga dukungan dari guru-guru dan temannya Alfred,” ungkap Yupiter.

Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH., mengatakan pelaksanaan Lomba Lari ini dilaksanakan dalam rangka mendukung pelaksanaan Festival Budaya Pasola sebagai bentuk upaya pelestarian dan kebangkitan Olahraga tradisional di Kabupaten Sumba Barat Tahun 2022.

Bupati juga menyampaikan bahwa even Lari 10 KM yang bertajuk “PASOLA” ini merupakan kegiatan tahunan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat. Selain untuk meraih prestasi juga menjalin kebersamaan dan ajang silaturahmi serta semangat solidaritas, juga melalui turnamen ini ditanamkan semangat sportivitas dalam berkompetisi yang diharapkan mampu melahirkan atlet yang handal dan berkualitas dan para pelari mengikuti aturan dan perlintasan lari yang telah disediakan oleh Panitia.

Selain Alfred A Kato Ate yang meraih juara 1, beberapa peserta lainnya yang juga memperoleh hadiah dalam perlombaan lari 10 KM tersebut, juara 2 adalah Marcelinus K. Nyanyi dari SMK N 1 LAMBOYA dengan waktu 41,52 menit. Juara 3 disabet oleh Petrus Rangga dari SMA Karanu Waikabubak dengan waktu 41,56 menit. Juara 4 adalah Yanus Keri Tana dari SMP N 2 Loli dengan waktu 43,16 menit. Juara 5 adalah Dolof M.T. Solo dari SMK N 1 Waikabubak dengan waktu 43,35 menit dan Juara 6 adalah Efraim Wola Kodi dari SMP N 2 Laboya Barat dengan waktu 44,27 menit mencapai finish.

Total hadiah yang diperebutkan 91 peserta yang mengikuti perlombaan ini adalah sejumlah Rp 33 juta dengan perincian Juara 1 sejumlah Rp10 juta, juara 2 sejumlah Rp7,5 juta, juara 3 sejumlah Rp5 juta serta juara 4, 5, dan 6 sejumlah Rp3,5 juta.

Penulis : Anton Gallu

Mungkin Anda Menyukai