Jakarta, Wartapolri- Catatan KP Norman Hadinegoro, Pemerhati budaya Nusantara,Selasa(18/01/22)
Negara Indonesia adalah Nusantara yang mempunyai luas wilayah terbesar di Asia tenggara dan cukup besar dimata dunia. Indonesia yang mempunyai keberagaman budaya, suku, agama, dan masyarakat yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Nusantara dengan berpuluh ribu pulau.
Bangsa Indonesia adalah Nusantara yang terkenal dengan adat ketimurannya, menjunjung tinggi nilai moral dan etika serta sikap yang dilandasi dengan sopan santun. Mungkin hanya sebagian dari kita setuju begitulah bangsa Indonesia saat ini,
Akhir-akhir ini kita melihat peristiwa-peristiwa yang menurut saya tidak mencrminkan perilaku orang ketimuran yang seharusnya. Walaupun itu hanya peristiwa sepele namun seharusnya dari hal-hal yang sepele itulah kebesaran bangsa ini dimulai.
Jangan kehilangan senyumnya,
padahal dengan senyum kita bisa mendinginkan suasana atau setidaknya membuat suasana menjadi nyaman.
.Misalnya, alangkah baiknya jika pedagang ataupun pelayan Publik merelakan sedikit senyumnya untuk pembeli ataupun masyarakat yang dilayani. Maka akan tercipta hubungan yang harmonis antar masyarakat yang akan menguatkan bangsa ini.
Jangan Kehilangan kesabaran.
padahal dengan sedikit lebih sabar sesuatu akan dapat teratasi dan membuat kita bahagia terhindar dari setres. Misalnya, seseorang yang emosi tidak akan melakukan sesuatu apapun dengan baik, mereka akan cenderung ceroboh. Coba kalo mereka menghadapi semuanya dengan kesabaran, niscaya hal yang akan dilakukan juga akan berbuah lebih baik.
Jangan kehilangan kepeduliannya,
padahal dengan sedikit lebih peduli terhadap sesama maka kita akan merasa berarti untuk orang lain dan orang lain akan merasa sangat dihargai. Misalnya, alangkah baiknya apabila kita saling membantu sesama manusia, yang kaya membantu yang miskin, maka kesenjangan pun akan sedikit berkurang.
Jangan kehilangan rasa sopan santun,
padahal dengan sedikit lebih sopan dan santun maka sifat saling menghargai dengan sesama manusia akan sedikit lebih kuat. Misalnya, setiap anak lebih sopan terhadap orang tuanya dalam berperilaku dan lebih santun dalam bertutur, bayangkan jika setiap orang juga berlaku seperti itu terhadap semua orang, alangkah indahnya bangsa ini.
Bagaimana sifat-sifat diatas bisa hilang?
Banyak faktor yang mempengaruhi misalnya keadaan bangsa ini sendiri yang memang tidak kondusif, keadaan ekonomi seseorang yang lemah ataupun terlalu kuat, keadaan keluarga yang kurang harmonis, maupun sifat dasar dari manusia itu sendiri yang susah diubah.
Mari kita tumbuhkan kembali etika ketimuran dari keluarga sejak anak yang masih kecil menumbuhkan sifat-sifat diatas, antara lain dengan pendidikan orang tua dirumah maupun pendidikan disekolah yang bisa menanamkan pelajaran moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari.
(Sayid Muhammad)

