Ambruknya Tembok Drainase Di Hutan Banggarangga, Diduga Karena Pengerjaannya Tidak Sesuai Juknis

Borong Matim NTT Warta Polri- Ambruknya tembok drainase di ruas jalan Hutan Banggarangga, Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga karena proses pengerjaan awalnya tidak seauai juknis.

Drainase tersebut, merupakan drainase di ruas jalan utama 6penghubung Bealaing, Kecamatan Pocoranaka, atau Lamba Leda Selatan, menuju Kecamatan Pocoranaka Timur, atau Lamba Leda Timur, yang diteruskan menuju Kecamatan Elar Raya, dan bagian utara Kecamatan Borong, Matim, NTT.

Dan terjadi ambruknya tembok drainase tersebut, diduga karena proses awalnya pengerjaan proyek drainase tersebut, tidak sesuai juknis dan asal jadi saja.

Tidak mengetahui persis nama perusahaan yang mengerjakan proyek pembangunan drainase itu, dan siapa kontraktor pelaksananya, serta berapa besaran pagu dananya, sebab pada awal pelaksanaan pengerjaannya, tidak terpasang papan proyek.

“Hasil pantauan wartapolri, dilokasi drainase ambruk itu, nampak tembok pada bahu dalam jalan, terlihat ambruk dan hacur menutupi saluran drainase, sepanjang 3 meter”.

“Hingga berita ini dinaikan, Dinas PUPR Propinsi NTT, dan Dinas PUPR Kabupaten Matim, belum berhasil dikonfirmasi, lantaran nomor seluler masing masing mereka, selalu dinonaktifkan”. (tim wartapolri matim)

Mungkin Anda Menyukai