Bertahun Tahun Ruas Jalan Menuju SMA N 6 Pocoranaka Hancur, Hingga Kini Belum Diperhatikan Oleh Pemkab Matim

Borong Matim NTT wartapolri- Bertahun tahun ruas jalan menuju SMA N 6 Pocoranaka, Desa Compang Laho, Kecamatan Pocoranaka atau, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT) hancur, namun hingga kini belum diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Matim NTT.

Ruas jalan tersebut, merupakan jalur kabupaten penghubung antar Desa Compang Laho, menuju Desa Deno, Kecamatan Lamba Leda Selatan, dan menuju Kecamatan Lamba Leda serta Kecamatan Pocoranaka Timur atau Lamba Leda Timur, yang berada di wilayah utara manggarai timur, NTT. Selain akses vital perekonomian masyarakat petani setempat, ruas jalan tersebut juga sebagai sarana transportase setiap hari nya anak anak dalam melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar di SMA N 6 Pocoranaka yang berlokasi di Lonto Ulu, Desa Compang Laho.

“Salah seorang warga pengguna, saat sedang melintasi dilokasi ruas jalan buruk, yang nama nya enggan di sebut kepada tim wartapolri, Senin 09/05/2022, pukul 17 sore wita, mengatakan bahwa, sudah bertahun tahun hancur nya ruas jalan itu, tetapi tidak pernah diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Matim.

“Sudah bertahun tahun ruas jalan ini hancur nya pak, tetapi entah mengapa, pemerintah kabupaten matim, tidak memperhatikan nya. Padahal sepengetahuan kami maryarakat, kalau status ruas jalan ini adalah jalur kabupaten penghubung antar desa dan kecamatan. Dan merupakan akses vital perekonomian masyarakat”. tandas Dia.

Lanjut dia, “selain untuk akses masyarakat, ruas jalan ini pula, merupakan akses kegiatan belajar mengajar di SMA N 6 Pocoranaka, yang berlokasi di Lonto Ulu, Desa Compang Laho. Akibat hancur nya ruas jalan ini, sehingga hasil panen tanaman komoditi petani tidak ada harga nya. Sebab tidak ada pembeli yang datang membeli hasil panen kami, lantaran ruas jalan ini, sangat sulit dilewati kendaraan baik roda dua maupun roda empat, karena kondisi jalan nya hancur seperti ini”. keluh nya.

“Atas nama warga masyarakat setempat, dia mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, agar melalui berita wartapolri ini, secepat nya ruas jalan ini diperhatikan dengan serius dan di perbaiki”. pintah nya.

Hasil penyelusuran tim wartapolri nampak di sepanjang ruas jalan, kondisi nya, sudah tidak berbentuk lagi. Terdapat beberapa titik, ruas jalan hanya tersisa jalan tanah, dan pada titik lain, hanya tersisa jalan bebatuan besar berserakan tidak tertata diatas badan jalan. Ada pula hanya tersisa separuh jalan yang lumayan bagus, akibat tergerus air hujan selama bertahun tahun.

Kadis PUPR Matim, hingga berita ini dinaikan, belum berhasil dikonfirmasi, lantaran nomor seluler milik nya, selalu dinonaktifkan. (tim wartapolri mgr raya)

Mungkin Anda Menyukai