Maulid Rasul Akbar Muhammad SAW 1443 H Dan Haul Dayah Ke 4 YPI Rauhul Mudi Al-Aziziyah

Bireuen, Wartapolri- Alhamdulillah, kita patut bersyukur kepada Allah SWT karena sampai saat ini kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk menikmati udara segar setelah melewati ujian hidup bersama adanya covid-19

kita juga perlu berbahagia juga karena bisa bertemu dengan tanggal 12 Robi’ul Awal pada tahun ini, hari dimana Rosulullah Muhammad SAW tercinta dilahirkan yang kita kenal dengan istilah maulid nabi

Ada berbagai macam cara ummat Islam memperingati hari lahir figur yang dicintai nya, begitu juga di Yayasan pendidikan Islam Rauhul Mudi Al-Aziziyah

Memperingati Maulid Akbar Rasulullah Muhammad SAW di YPI Rauhul Mudi Al-Aziziyah bersamaan dengan Haul Dayah yang ke 4,Yang bertempat di
Komplek YPI Rauhul Mudi Al-Aziziyah, Gampong Blang, Kecamatan Jeunib, Kabupaten Bireuen,Senin (31/01)

Beragam Tamu undangan ikut hadir memenuhi undangan,baik dari masyarakat sekitar Dayah maupun dari jajaran Forkopimda Bireuen untuk ikut merasakan rasa syukur atas kelahiran Rasulullah ini

Dan Juga banyak tokoh Aceh memberikan ucapan selamat atas kegiatan Maulid Akbar Rasulullah SAW yang di adakan oleh Dayah Pimpinan Teungku M.Yusuf bin M.Nasir atau Abiya Rauhul Mudi

Media Wartapolri Aceh pun ikut hadir memenuhi undangan, di dalam merasakan rasa syukur dengan kelahiran Rasulullah Muhammad SAW di YPI Rauhul Mudi Al-Aziziyah

Kedatangan disambut kusus oleh pimpinan Dayah Abiya Rauhul Mudi, tokoh ulama karismatik yang cukup di kenal dakwahnya yang selalu transparan apa adanya

Di sela kesibukan Abiya Rauhul Mudi dalam menyambut tamu undangan ada sedikit informasi dari pembicaraan yang Wartapolri dapatkan dari pimpinan Dayah Abiya baik masalah Maulid Akbar Rasulullah Muhammad SAW maupun tentang Dayah di bawah pimpinan beliau ini

Untuk Maulid Akbar Rasulullah Muhammad SAW 1443 H dan Haul Dayah yang ke 4, Pimpinan Dayah Abiya rauhul Mudi pun telah memberikan bantuan santunan ratusan anak yatim

Abiya mengatakan sengaja mengundang banyak orang baik tokoh daerah maupun Nasional di Maulid Akbar Rasulullah Muhammad SAW 1443 H Tahun ini, selain mengajak bersama rasa syukur tentang kelahiran Rasulullah Muhammad SAW, Juga ingin memperlihatkan langsung proses pendidikan santri yang ada di YPI Rauhul Mudi Al-Aziziyah

Karena santri-santri itu adalah generasi kita dan Generasi bangsa yang akan meneruskan kehidupan ini, menjadi tanggung jawab kita agar mereka bermanfaat untuk bangsa dan agama nya

Tempat yang masih terbatas dan sangat sederhana, menjadikan Dayah YPI Rauhul Mudi Al-Aziziyah sedikit kewalahan untuk bilik istirahat bagi santri yang ikut pemondokan

Sarana bilik untuk santri amat lah penting untuk mereka agar mereka sehat
Di dalam menjalankan proses pendidikan

“santri yang mengikuti pendidikan di YPI Rauhul Mudi Al-Aziziyah telah mencapai 500 santri, sebagian besar santri itu berasal dari anak yatim piatu,

Dan anak yatim piatu di dalam membentuk karakter mereka berbeda dengan anak santri yang masih punya orang tuanya di Dayah ini

Apa bila mereka menyalah aturan di Dayah ini, mereka langsung saya yang bertanggung jawab mengatasinya nya bukan Yayasan,agar mereka cepat sadar untuk merubah pribadi dan disiplin yang lebih baik

Tempat bilik pemondokan di Dayah memang terbatas,dan tersedia bilik lebih di utamakan bagi anak yatim di Dayah ini karena mereka tidak mempunyai orang tua lagi tutur Abiya Rauhul Mudi

Karena keterbatasan bilik santri , hingga bilik untuk santri wanita pun belum tersedia

Selain bilik, Mesjid tempat Ibadah untuk anak-anak santri pun belum rampung karena keterbatasan biaya

Dan beliau yakin Allah pasti membantu melalui hamba nya yang dipermudah Rezki agar pelaksanaan proses pendidikan di YPI Rauhul Mudi Al-Aziziyah lebih memadai untuk pemondokan anak-anak santri itu

Dan di akhir pembicaraan kami, Wartapolri juga menyampaikan amanah dan salam dari Bapak H.Muhammad Nasir Djamil dari DPR-RI karena belum bisa ikut hadir merayakan rasa syukur atas kelahiran Rasulullah Muhammad SAW di Dayah YPI Rauhul Mudi Al-Aziziyah di sebabkan keterbatasan Waktu beliau
(Sayid Muhammad)

Mungkin Anda Menyukai