ORANG INDONESIA MASIH MEMEGANG MAMAYU HAYUNING BAWANA

Jakarta, Wartapolri- Catatan Budaya Adiluhung : KP Norman Hadinegoro, Senin (10/1)

Orang yang merusak sesajen sangat dimurka, orang ini sudah tercemar aliran radikal dan merusak budaya leluhur Nusantara.

Di Indonesia budaya persembahan sesaji sudah turun menurun yang masih dilakoni masyarakat adat antara lain sedekah bumi, larungan dan tradisi panen padi.

Mamayu Hayuning Bawana
Artinya menjaga kelestarian kecantikan dunia ini yang dalam artian yang lebih luas berarti menjaga alam semesta ini untuk kesejahteraan semua mahkluk yang ada didalamnya.

Secara alamnya, khusus orang Jawa dikenal juga sebagai ahli lingkungan (environmentalist), pelestari lingkungan hidup yang sangat jelas sekali ditunjukkan dalam pengadaan TRADISI dan RITUA yang sudah turun menurun.

Hidup dalam keharmonisan adalah yang utama :
– Keharmonisan hubungan antara orang perorangan dengan masyarakatnya,

-Keharmonisan hubungannya dengan alam semesta, keharmonisan hubungannya dengan Tuhan-nya; sebagai perwujudan TRIBAWANA.

Jangan coba coba mengutak ngutik Tradisi dan ritual budaya leluhur Nusantara.
(Sayid Muhammad)

Mungkin Anda Menyukai


Fatal error: Uncaught wfWAFStorageFileException: Unable to save temporary file for atomic writing. in /home/u3568219/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:35 Stack trace: #0 /home/u3568219/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(659): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents('/home/u3568219/...', '<?php exit('Acc...') #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig('livewaf') #2 {main} thrown in /home/u3568219/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 35