Langsa, Wartapolri- Sudah tiga hari Bang Din masyarakat kampung tengah,dusun nga Kecamatan Langsa kota, Kota Langsa mengalami banjir akibat hujan dan Air Sungai yang meluap, Minggu (02/01)
Herman Is dari ormas Gemantara bersama media ini turun langsung ke lokasi begitu mendengar ada masyarakat kota Langsa sudah tiga hari terperangkap banjir dan belum tersentuh bantuan
Miris dan prihatin melihat kondisi keluarga bang Din yang tidak bisa turun dari atap rumah dikarenakan air dirumah nya semakin meninggi akibat hujan tidak kunjung reda dan luapan air sungai mati yang berada tak jauh dari rumah nya itu

Bang Din mengatakan sudah tiga hari kelurganya tidak bisa turun dari loteng karena air semakin meninggi
Dan bantuan pertolongan pertama dari pihak pemko belum datang untuk melihat kondisi rumah nya
Memang tiga hari hujan turun banyak rumah di sekitar bantaran sungai terhimbas air sungai meluap, apa lagi sungai yang ada di dekat rumah nya tidak adanya tanggul penahan air, otomatis air yang kepenuhan di sungai mati itu dengan sendirinya mengalir ke rumah penduduk yang ada disekitarnya,ujar bang din
Melihat kondisi masyarakat sekitar itu yang sangat memprihatikan, apa lagi melihat kondisi keluarga Bang Din itu yang terpaksa tidur di loteng rumah nya, Herman Is Anggota ormas Gemantara mengharapkan Geuchik Gampong tengah yang bernama Zainal untuk segera melaporkan ke Pemko Langsa agar dapat bantuan pertama tentang nasib keluarga Bang Din yang telah terperangkap di loteng rumah nya itu karena naiknya air yang meninggi
Dan pihak media ini juga meminta pemerintah Gampong mau menyediakan Dapur Umum,agar terjalin kerjasama tolong menolong didalam menghadapi musibah banjir ini
(Sayid Muhammad)

