Mandailing Natal, Wartapolri- Setelah beberapa hari diguyur hujan deras yang bercampur angin sehingga pada Jum’at malam tepatnya tanggal 17 /12/2021 sekitar jam 19.00 wib masyarakat dihebohkan dengan meluap nya air sungai Aek Sungai Kakok dan mengakibatkan banjir bandang yang melanda desa Kampung Baru Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal Provisi Sumut.
Dalam kejadian ini diperkirakan ada 80 – 95 % rumah masyarakat terendam banjir dan diperkirakan masyarakat mengalami kerugian ratusan juta rupiah, beberapa barang masyarakat hanyut terseret banjir dan tak dapat diselamatkan begitu juga dengan alat – alat elektronik berupa TV, Kulkas dan alat elektronik lainnya juga banyak yang terendam banjir bandang tersebut, belum lagi sepeda motor dan mobil juga banyak yang terendam banjir.
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan juga tidak ada rumah masyarakat yang hanyut terseret arus sungai Sina kakok yang meluap kepemukiman warga cuman saja dari beberapa rumah panggung milik masyarakat yang bergeser dari dudukan semula.
Dari hasil pantauan dilapangan pada hari ini Minggu 19 /12/2021, nampak masyarakat mulai bergegas dan berbenah di rumah masing – masing, membersihka sisa – sisa kotoran air yang bercampur lumpur, dan juga menjemur beberapa peralatan rumah tangga yang terendam air seperti , kasur, bantal , kain dan yang lain nya dan tak ayal pula dari masyarakat yang membawa sepeda motornya kebengkel akibat terendam banjir.
Sementara situasi didapur umum kondisinya sangat memprihatinkan, dengan perbekalan yang ada sementara kami saat ini sangat membutuhkan bantuan, cuman tak ada nampak perhatian dari kecamatan dan Kabupaten bagai manakah nasip kami ini ucap salah seorang masyarakat mengeluh dengan ketidak berdayaannya.
Saya sangat berterimakasih sekali kepada Plt. Kepala desa Lobung Ali Junjung Hasibuan yang telah datang dengan Ketua BPD Guntur Harahap beserta rombongan dan telah memberikan 10 ikat kayu bakar, 6 karton Indomie ,2 papan telor dan 1 dus Aqua, papar salah seorang masyarakat yang ada di dapur umum.
Sementara keterangan yang dapat dihimpun dari Kepala desa, telah berulang kali menyampaikan kebutuhan masyarakat namun belum juga ada nampak titik terang nya.
(R.Syahputra)

