Luapan Air Sungai Hingga Benamkan Rumah Warga

Mandailing Natal, Wartapolri- Banjir yang melanda sebagian besar daerah di Pantai Barat Kabupaten Mandailing Natal terus meningkat, saat ini setidaknya akses ke beberapa desa tidak dapat dilalui, Sabtu (18/12)

Jalur yang tidak dapat dilalui ini mengakibatkan warga yang berada di area yang terdampak banjir sulit dievakuasi dan menjadikan bantuan yang akan diturunkan ke lokasi sangat sulit

Rumah Warga Yang Terendam Banjir di Desa Sikara-kara dan Desa Bonda Kase.

Seperti di Desa Sikara-kara empat misalnya, akses ke desa tersebut sama sekali tidak dapat dilalui karena tingginya debit air hingga terlihat membenamkan rumah warga, kemudian akses menuju ke lokasi tersebut harus melewati jembatan sungai besar dan tidak terjangkau

Endri salah satu Kepala Desa di Natal saat dikonfirmasi media mengatakan saat ini akses menuju area Pantai Barat Natal tidak dapat dilalui, kemudian akses jaringan pun terputus, jaringan listrik mati sehingga mengakibatkan sulitnya evakuasi warga yang terdampak banjir

Saat ini dikatakannya pihaknya dan beberapa kepala desa telah mendirikan posko penanggulangan bencana di desa Sikara-kara satu dan pihaknya bersama pihak kecamatan sedang berupaya mendirikan dapur umum

Beberapa desa yang terkena dampak banjir parah seperti Desa Balimbing, Patiluban, Sikara-kara, Bonda kase dan Tegal sari

“Saat ini kita sedang berupaya menangani pengungsian warga agar selamat dari banjir, seperti pendirian posko hingga pengadaan dapur umum,” ucap Endri

Sementara itu Plt Camat Natal Syaifuddin yang dicoba mintai keterangannya tidak dapat terhubung kemungkinan akibat jaringan terputus

Hingga berita ini ditayangkan, hujan deras masih terus mengguyur daerah Pantai Barat Natal dan diperkirakan banjir akan lebih meluap.
(R.Syshputra)

Mungkin Anda Menyukai