BEKASI KABUPATEN, wartapolri.com – Pengguna jalan dan warga desa Setia Asih Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi kembali mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan hampir berbulan bulan bahkan lebih setahun belum diperbaiki.
Hal ini menjadi keluhan pengguna jalan dan warga desa Setia Asih terutama Jalan tanggul Puri bertepatan dipinggir kali.
Dari informasi yang diterima wartapolri.com, “beberapa bulan yang lalu ada sebuah mobil sedan yang pecah ban dan mobil tersebut hampir masuk kali, karena kesigapan pengemudi sehingga hal itu tidak terjadi , ada juga pengendara yang jatuh”, lanjut bapak Misar (65)

Jalan tanggu Puri adalah jalan yang dekat dengan kantor desa Setia Asih tapi mengapa jalannya rusak berat hingga berbulan bulan belum juga diperbaiki dan jalan yang rusak parah tersebut jika turun hujan jalan yang belubang besar digenangi air,” kata Misar Warga setempat kepada wartapolri.com, pada Minggu, 12 Desember 2021.
Dikatakan Misar, hal ini perlu ada perhatian dari Pemkab Bekasi atau paling tidak pemerintah desa (Pemdes) Setia Asih kecamatan Tarumajaya.
Mengingat Dana Desa (DD) yang diterima desa Setia Asih dan sejumlah bantuan dari provinsi dan kabupaten bahkan pendapatan asli desa yang nilainya cukup besar, untuk itu perlu adanya perhatian dari pemdes setempat untuk memperbaiki jalan rusak di desa Setia Asih.
Nur Diana (42) merasa heran dengan perbaikan pinggir kali yang hanya dibeberapa titik saja dan sudah dihentikan,
“Saya heran kok hanya beberapa meter saja yang terpasang turab kali padahal hampir semua pinggir kali tidak berturab ,” ungkapnya.
Pengguna jalan lain, yang juga warga desa Setia Asih mengharapkan, agar secepatnya dilakukan pengecoran kembali agar merata dan berharap kualitas semennya baik juga tidak asal-asalan agar cepat selesai.
Seorang warga di desa Setia Asih Adi (47), mengatakan, sudah sepatutnya diperbaiki, mengingat kondisi jalan rusak parah dan sangat memprihatinkan.
“Banyak warga yang mengeluh dengan kondisi jalan seperti ini. Sampai perut saya sendiri merasakan eneg atau mual. Ini jalan akses menuju kantor Desa dan pasar tradisional jika tak kunjung diperbaiki dikhawatirkan sangat membahayakan bagi pengguna jalan lainnya,” lanjut Adi.
Ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui dinas terkait bahkan pemdes setempat, agar secepatnya ditinjau dan diperbaiki, sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan dan sebagainya.”Kami mengharapkan Pemda maupun Pemdes setempat peduli dan segera merampungkan perbaikan jalan yang rusak parah itu, karena jalan bagus aktifitas bisa lancar dan membantu jalannya roda perekonomian di desa setempat,” pungkasnya.
Wartapolri.com tidak bisa menghubungi kepala desa dan sekdesnya dikarenakan nomornya diblokir untuk kami ditanyakan ke kantor desa selalu dibilang tidak ada ditempat.(fah)

