Jakarta, Wartapolri- Anggota Intelijen DPP Lembaga Aliansi Indonesia Rijal Syahputra sangat prihatin melihat situasi ekonomi masyarakat pengaruh masa pandemi Kamis (18/11)
“Kita bisa lihat tidak sedikit pengusaha gulung tikar karena Covid dan tidak sedikit masyarakat mendapatkan permasalahan mengatasi tanggung jawab karena tidak lancarnya usaha”ujar Rijal sangat ketemu media di kantor DPP Aliansi Indonesia Jakarta Timur
Karena banyak nya usaha yang tidak berjalan hingga penyaluran kredit usaha pun macet dari badan usaha jasa keuangan seperti Bank
BNI,BRI,BTN dan lain-lain
Hampir dua tahun keadaan ini berjalan hingga perputaran jual beli di pasar menurun
Tidak terkecuali masyarakat yang mengambil kredit perumahan melalui pengusaha pengembang
“Alhamdulillah berkat Pemerintah menerapkan PPKM dan protokol kesehatan kepada masyarakat agar bisa menekan penyebaran virus Covid-19, kini masyarakat mulai dapat melakukan kegiatan usaha nya
Kegiatan jual beli mulai berjalan normal dan badan usaha jasa keuangan pun mulai membuka saluran kredit untuk kelancaran pengusaha melakukan bisnisnya
Dan kita harap keadaan semakin baik kedepan agar tanggung jawab dan kewajiban pengusaha di dalam menjalankan usaha berjalan dengan normal
Baik tanggungjawab terhadap badan usaha jasa keuangan yang mendukung finansial di dalam mengembangkan usaha nya maupun ke pada masyarakat sebagai konsumen” pungkas Rijal
(Sayid Muhammad)

