Jakarta, Wartapolri- Program BPI Ngopi bareng bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), dan Kepala Kepolisian Resort telah menjadi program unggulan BPI KPNPA RI
Program BPI melihat, Masyarakat Bertanya dan Jaksa ,Polri menjawab dalam menyampaikan terkait materi dan permasalahan hukum yang ada untuk masyarakat tidak perlu harus dengan cara yang formal, akan tetapi bisa melalui kegiatan ngopi bareng semua masalah terkait dengan pemahaman dan penegakkan hukum bisa di terima masyarakat. Jum’at (12/11).
Tubagus Rahmad Sukendar menyampaikan hal ini kepada wartawan , bahwa mengapa kita adakan acara ngopi bareng? Dengan beberapa hal yang perlu kita maknai dengan positif dalam Ngopi bareng.
Dalam hal tersebut bisa kita sampaikan pada kegiatan Jaksa dan Polri menyapa kepada masyarakat dan dalam waktu dekat akan di selenggarakan BPI KPNPA RI Kota Tangerang Selatan untuk menyapa masyarakat agar dapat sadar dan taat kepada hukum dalam acara yang akan di gelar nanti kita juga akan minta dihadiri oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara daring dengan cara protokol kesehatan Covid 19 dan juga kita akan bicara kepada walikota Tangsel untuk dapat para Camat dapat mengikuti secara daring .
“Dengan acara ngopi bareng yang biasanya kalau orang ngopi itu secara santai dan tidak serius. Akan tetapi yang kita bisa bicarakan hal yang lebih enak, rileks, dan tidak tegang, dan jawabannya atas pertanyaan retoris di awal membuka materi dan sosialisasi tetang hukum, dengan tema pada Aspek Hukum dalam Ekonomi dan Pembangunan”, tutur Tb Rahmad Sukendar
Selain itu, nanti juga akan ada dihadiri beberapa OKP dan LSM serta Tokoh Masyarakat dalam program Ngopi Bareng Kajari dan Kapolres , Tb Rahmad Sukendar menyitir filosofi kopi, bahwa kopi tak pernah memilih siapa yang layak menikmatinya, karena menurut dirinya, dihadapan kopi semua orang sama.
“Hal tersebut seperti apa yang dikatakan halnya dihadapan hukum status kita semua sama, Equality Before The Law,” ungkapnya.
Selain itu, banyak hal yang perlu diketahui pada kegiatan Jaksa dan Polri Menyapa merupakan program dari Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran RI ( BPI KPNPA RI ) dikolaborasi dan disinergikan dengan Diskominfo Kota Tangsel
Kegiatan ini sudah di sampaikan kepada Kajari Kota Tangerang Selatan dan Para Kasie yang juga merupakan kegiatan serupa sudah dilaksanakan BPI KPNPA RI dibeberapa daerah di Jawa dan Sumatra
“BPI KPNPA RI sudah beberapa kali mengadakan kegiatan.BPI Ngopi Bareng Kajari dan Kapolres dan sudah dilakukan oleh rekan – rekan BPI KPNPA RI Kota dan Kabupaten di wilayah Jawa dan Sumatra ungkap Tb Rahmad Sukendar
“Dengan acara seperti ini merupakan tugas dan wewenang Kejaksaan dan Kepolisian untuk memberikan materi hukum kepada seluruh masyarakat,” agar masyarakat dapat sadar hukum .Ujar Tb Rahmad Sukendar
Pihaknya juga menyampaikan dari proses terjadinya kegiatan Kajari dan Kapolres menyapa tentunya tidak sama dengan format dengan acara di daerah lainnya. Lebih lanjut, Ia menyampaikan bahwa untuk dirinya lebih menyukai kegiatan-pelaksanaan yang informal, karena itu lebih mengena dibandingkan dengan acara yang formal.
Walaupun dengan acara yang berlangsung santai dalam suasana yang mengalir, akan tetapi materi yang disampaikan ini sangat banyak sekali, yakni diantaranya terkait dengan korupsi dan pullbaket data serta proses pengadaan barang dan jasa yang terkait keadaan darurat, dan untuk pajak bagi kesejahteraan bagi masyarakat”, pungkasnya.
Semoga saja acara BPI menyapa Jaksa dan Polri ini bisa mendapatkan dukungan dari Jaksa Agung dan Kapolri yang tujuan nya disamping untuk menambah ilmu dan wawasan terkait hukum juga bertujuan untuk bagaimana Jaksa dan Polri dekat kepada masyarakat . Tutup Tb Rahmad Sukendar
(Sayid Muhammad)

