Pelepasan Peserta Kursus Furniture Oleh BLK Don Bosco

Tambolaka, wartapolri.com – Balai Latihan Kerja (BLK) Don Bosco bersama kelompok Mentari melepaskan peserta yang telah tamat kursus Furniture, yang berlangsung di BLK Don Bosco, Jl. Rangga Rame, Desa Weepangali, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Selasa (12/10/21).

Kegiatan pelepasan tersebut dihadiri oleh Direktur bersama Sekretaris BUMDes Mata Redi, P. Asterius Zangu Ate, C.Ss.R selaku Pastor Paroki St. Klemensius Katiku Loko, Wilhelmus Poek selaku Ketua Program MENTARI, Perwkilan Bappelitbangda Kabupaten Sumba Tengah, Direktur BLK Don Bosco, Instruktur/staf BLK Don Bosco dan Peserta kursus.

Peserta kursus Furniture yang dilepas oleh pihak BLK Don Bosco merupakan peserta yang dinyatakan tamat belajar sebanyak 10 orang yang merupakan putra-putri Desa Mata Redi yang disponsori oleh MENTARI untuk mengikuti pelatihan di BLK Don Bosco.

Program MENTARI (Menuju Transisi Energi Rendah Karbon di Indonesia) merupakan hasil kerjasama antara kedutaan inggris di Jakarta dengan Kementrian ESDM yang bergerak untuk Pengadaan PLTS di pulau Sumba.

Dari 10 (Sepuluh) peserta jurusan Listrik Sistem Photo Voltaic sudah dinyatakan tamat pada tanggal 23 September 2021 lalu dan 10 pemuda/i yang diikutkan dalam pelatihan Furniture ini bertujuan agar melakukan usaha produktif yang dapat meningkatkan ekonomi keluarga setelah adanya PLTS di Mata Redi.

Menurut Johanis Umbu S. Anakaka, perwakilan dari Bappelitbangda Kabupaten Sumba Tengah, dalam sambutannya menyampaikan terimakasih dan bersyukur kepada BLK Don Bosco dan juga kelompok Mentari yang sudah memilih Desa Mata Redi untuk dijadikan sebagai tempat pelatihan untuk memberikan pelatihan kepada putra-putri Desa Mata Redi.

“Bersyukur karena MENTARI akhirnya memilih Desa Mata Redi sebagai Desa percontohan untuk pelaksanaan program-programnya. Bersyukur karena kerjasama ini bisa mengetahui ada tempat pelatihan dengan fasilitas peralatan yang lengkap dari BLK Don Bosco”, pungkasnya

Johanis Umbu juga menyampaikan bahwa pemerintah siap bekerja sama dengan BLK Don Bosco. Jika ada program-program yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat, maka akan dikolaborasikan dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Don Bosco.

Sementara itu, kepala BLK Bruder Ephrem Santos SDB menyampaikan hal senada bahwa “bersyukur karena MENTARI percayakan BLK menjadi tempat pelatihan anak-anak dari Desa Mata Redi. Dari 20 peserta yang mengikuti pelatihan selama 4 (Empat) bulan, 10 peserta diantaranya jurusan Listrik Sistem Photo Voltaic sudah tamat 23 September 2021 lalu, 10 (Sepuluh) peserta lainnya dinyatakan tamat hari ini dari jurusan Furniture. Semoga ketrampilan yang diperoleh dimanfaatkan dengan baik agar meningkatkan ekonomi keluarga, sehingga dengan demikian peserta sudah ikut mengurangi kemiskinan”, kata Bruder Ephrem Santos

Di sela-sela kegiatan pelepasan, Selviana A. Tegu salah satu peserta yang mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Don Bosco menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pika Mentari dan BLK Don Bosco yang telah memberikan kesempatan dan bimbingan untuk mengikuti pelatihan.

“Terima kasih kepada Pika MENTARI yang telah mensponsori untuk ikut pelatihan, terima kasih kepada pimpinan dan semua instruktur/staf BLK yang setia mendampingi dan membimbing selama 4 (empat) bulan mengikuti kursus di BLK”, ucapnya

Penulis : Anton Gallu

Mungkin Anda Menyukai