Di Duga Pelaku Tidak di Tahan, Warga Desa Matua Blokade Jalan

Wartapolri.com.Dompu.NTB.- Aksi pemblokiran jalan yang dilakukan sekelompok warga dusun Rasanggarao Desa Matua Kecamatan WOJA mampu di tangani bersama oleh aparat keamanan baik dari anggota Polsek WOJA, Brimob dan dibantu Bhabinsa, Bhabinkamtibmas Desa Matua.

Menurut informasi yang di pantau awak media melalui warga setempat, kejadian tersebut berawal dari perkelahian pertandingan sepak bola di lapangan Desa Madaprama Kecamatan WOJA Kabupaten Dompu kemarin sore Rabu ( 06/10/2021 ) sekitar pukul 16.00 Wita.

Dimana pada saat pertandingan sepak bola tersebut ada salah satu pemain bola Desa Matua di pukul oleh oknum warga Desa Madaprama, kemudian esok harinya pelaku tersebut di amankan oleh pihak kepolisian resert WOJA di Polres Dompu.ujarnya.

Tak selang beberapa jam pelaku di tahan di Polres Dompu terhendus kabar bahwa pelaku di lepas kembali oleh pihak Kepolisian, mendengar informasi yang belum jelas kebenaranya akhirnya menyulutkan emosi warga Desa Matua untuk memblokade jalan raya lintas WOJA – Sumbawa tepatnya di dusun rasanggaro Barat Desa Matua Kecamatan WOJA Kabupaten Dompu Rabu pagi ( 06/10/2021 ) sekitar pukul 08.30.Wita.

Akibat kejadian tersebut arus lalu lintas dari dan menuju WOJA Dompu berhenti total. Guna mengantisipasi kemacetan berkepanjangan pihak kepolisian mengalihkan ke jalur alternatif lain, sehingga arus lalu lintas untuk sementara normal kembali.

Kemudian pada tempat kejadian penutupan jalan tersebut sempat terjadi insiden dan keributan antara warga Desa Matua dengan warga Desa Baka jaya, dimana warga desa baka jaya yang melintas dijalan tersebut di pukul oleh warga kampung Rasanggaro barat tampa ada alasan yang jelas sehingga korban mengalami luka di pelipis mata.

Mendengar informasi demikian akhirnya pada waktu yang bersamaan warga Desa Baka jaya berbondong bondong menyerang kembali Kampung Rasanggaro dengar melempari batu rumah warga Kampung Rasanggaro barat.jelasnya.

Dengan kesiagaan aparat keamanan di lokasi kejadian sehingga peristiwa itu tidak berlangsung lama sehingga suasana dapat kondusif kembali dan pelaku pemukulan segera ditangkap pihak kepolisian.

Kapolsek WOJA IPDA Abdul Haris SH saat di temui awak media lokasi kejadian mengatakan, bahwa pemblokiran jalan ini merupakan akumulasi kekecewaan warga kampung Rasanggaro barat karena tidak di lakukan penahanan terhadap pelaku warga Desa Madaprama tersebut.

” Menurutnya,pelaku bukan tidak bisa di tahan atau di lepas begitu saja tapi untuk sementara kami pulangkan dulu ke rumahnya kemudian hari besoknya akan di jemput kembali untuk di proses lebih lanjut di polres Dompu,” Cetus Kapolsek WOJA yang sebentar lagi akan menduduki jabatan baru di Polres Dompu.

Ia membantah keras kalo pelaku tersebut akan di lepas begitu saja atau tidak di tahan sebagaimana informasi sepihak yang di peroleh masyarakat saat ini.dan kasus ini akan di proses sesuai prosudur hukum yang berlaku secara obyektif tampa ada penekanan dari manapun, serta pelaku warga Desa Matua yang melakukan pemukulan terhadap warga Baka jaya akan kami tangkap dan di proses hukum yang sama.

Kemudian sekitar pukul 11.00 Wita setelah aparat keamanan melakukan pendekatan kepada masyarakat Desa Matua secara humainis aksi penutupan jalan dapat di buka kembali dan situasi sekitar TKP dapat di kendalikan dengan kondusif serta jalan raya lintas Dompu- WOJA sudah berjalan normal kembali, pungkas Kapolsek WOJA. Rdw.ddo.

Mungkin Anda Menyukai