Mengenal Fernando Abdillah Mengenang Mayor KH.Soleh Iskandar dalam bingkai ormas islam, dari Pamijahan untuk indonesi

Musyawarah Cabang Pemuda Persatuan Umat Indonesia (PPUI)Selesai di gelar di Gedung Pemuda Kecamatan Pamijahan,Kabupaten Bogor.

Acara yang dimulai pada hari Sabtu 2 Oktober 2021 pukul 13.00 wib berjalan tertib dan lancar.

Dihadiri ketua Pui Cabang Pamijahan Ustadz Abdul Hafidz ,Himpunan Pelajar Persatuan Umat islam (Hijar Pui),Brigade Intisab,Hima Pui,anggota PUI dan PPUI.

Setelah melalui permusyawarahan yang hikmat,ba’da ashar ditetapkanlah Fernando Abdillah sebagai Ketua Pemuda Persatuan Umat Islam ,PUI Cabang Pamijahan.
Bertindak sebagai ketua Panitia ustadz Zulkifli Maulana.

Kepada WartaPolri Ketua PPUI terpilih, Fernando Abdillah menegaskan akan berupaya mewujudkan Visi dan Misi PUI.
Berkumpulnya para pemuda Pui di Gedung Pemuda Pamijahan mengingatkan kita untuk mengetahui sejarah Pamijahan yang melahirkan tokoh perjuangan kemerdekaan Nasional kiyai haji Soleh Iskandar,
Di jaman Perang Kemerdekaan beliau diangkat menjadi Prajurit Tni dengan menyandang Mayor sebagai Pangkat terakhir,beliau di makamkan di Daerah Leuwiliang Bogor.

Lahir di pasarean ,Pamijahan 22 Juni 1922 Soleh iskandar dibesarkan dilingkungan Pesantren,sejak usia muda beliau aktif berorganisasi yang salah satunya ormas islam PUI Kab. Bogor, lalu Masuk dunia militer berhadapan dengan penjajah belanda dan serdadu negara Pasundan.

Dulu sampai di jaman modern seperti sekarang, perjuangan untuk mewujudkan suatu negara yang adil dan makmur sesuai tujuan nasional bangsa indonesia yang tercantum dalam alinea terakhir pembukaan UUD 1945 tentunya tidak jauh berbeda,mampukah Fernando Abdillah menjadi penerus ideologis Kiyai Haji Soleh Iskandar dalam kifrah ormas islam, persatuan ummat islam PUI,

Dan saat berita ini diturunkan Tentara Nasional indonesia tengah merayakan Ulang tahun yang ke 76 ,dimasa awal berdiri bernama BKR banyak mengorbankan para Syuhada dan Jasa para Ulama.

Sosok KH Soleh Iskandar membenarkan apa yang dikatakan oleh Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nurwahid,”Jangan sekali kali melupakan jasa ulama,(Jas Hijau)Dalam Sosialisasi 4 Pilar di Gedung Walikota jakarta selatan 28 maret 2019 silam.
(Aep Saepul anwar).

Mungkin Anda Menyukai