Kampar WartaPolri.Com – Bermaksud mau melerai percekcokan antara anak dan ayah, Rejekinta Br. Purba jadi korban terjangan dan berakhir masuk rumah sakit, Kamis (19/8)
Berawal cecok antar Vivit Yani Br. Silaen (anak) dengan Esbon Silaen (Ayah) yang memperebutan lahan perkebunan sawit, Rejekinta Br. Purba jadi korban kekerasan (terjangan) dan berujung masuk rumah sakit Karena mengalami memar di perut dan paha.
Akibat terjangan Esbon Silaen, Rejekinta Br. Purba melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tapung Hulu Jalan Kasikan Kusau Hulu Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau dengan Nomor STTLP : 112/VIII/2021/RIAU/Res Kampar/Sek Tapung Hulu tentang peristiwa Pidana UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal Penganiayaan Sebagai Mana Dimaksud Dalam Pasal 351 KUH. Pidana, Jumat ( 20/8/2021).
Rejekinta Br. Purba saat di konfirmasi awak media ini, Sabtu (21/8/2021) meminta kepada pihak Kepolisian Sektor Tapung Hulu “saya minta pelaku penganiayaan yang menimpa saya agar segera di proses sesuai hukum yang berlaku” ucapnya.
Masih kata Rejekinta Br. Purba, “kami rakyat kecil dan minta pelaku segera mempertanggung jawabkan perbuatannya”
Penulis : M. Mendrofa.

