MASYARAKAT ANTUSIAS MEMBANGUN MASJID JAMIK, KOTA RENGAT

INHU,wartapolri.com- Berbagai cara manusia mencari kebaikan,baik dengan cara memberikan berupa harta pinansial alias uang tunai maupun dengan cara memberikan tenaga bergotong royong. Hal itu dilakukan masyarakat terutama panitia masjid jamik bersama warga melanjutkan pembangun dengan pengecoran lantai dua dari masjid itu sendiri.

Semangat rasa gotong royong dilakukan masyarakat tersebut bentuk rasa kebersamaan yang masih terjalin diantara warga, begitu salah seorang pengurus masjid yang tak mau ditulis identitasnya pada media ini, Rasa sifat gotong royong masih tertanam di jiwa ,tambahnya.

Rasa kebersamaan dan sifat bergotong royong bahagian dari budaya masyarakat Indragiri hulu pada umumnya, dan menjaga rasa persatuan antar sesama tetap terjaga begitu ungkapan warga saat awak media ini menyaksikan saat pekerjaan sedang berlangsung 11/07/2021.

Selanjutnya tokoh masyarakat sekaligus ketua Membaca Adat Melayu Riau (LAMR) Inhu ,Marwan pada media ini saat diminta komentarnya mengatakan,,sifat gotong royong merupakan bahagian dari budaya melayu,terutama di kabupaten Indragiri hulu tidak terlepas dari rasa saling tolong menolong dengan sesama, disamping itu kebudayaan melayu selalu berkolaborasi dg masyarakat pendatang. Karena kabupaten INHU masyarakat yang terdiri berbagai etnis dan budaya yang berbeda _ beda tidak lah menjadi ukuran , yang terpenting saling berasma demi kemajuan pembangunan di negeri narasinga,sejuta pahlawan dan berbudaya serta peninggalan dari kerajaan Indragiri ,ungkap Marwan..( MIT/ wp ).

Mungkin Anda Menyukai