BAUH TAK SEDAP MENYERUAK DIDUGA LIMBAH PKS PT MASG

INHU,RIAU. wartapolri.com,  -Habis hari berganti bulan begitulah setiap hari dirasakan oleh masyarakat Desa Gumanti, Desa Semelinang darat, Kelurahan Peranap dan Desa Semelinag Tebing Kecamatan Peranap, Dimana keberadaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dari PT Mustika Agung Sawit Gemilang ( PT MASG) tepatnya di Desa Gumanti Kecamatan Peranap Kabupaten  Indragiri Hulu Provinsi Riau.


Akibat diduga bauh limbah yang dihasilkan dari proses buah sawit ,menimbulkan keresahan ditengah-tengah masyarakat. Salah seorang warga masyarakat kelurahan peranap Azman zein kepada awak media ini mengatakan, “dimana keberadaan PT MASG  tak jauh dari pemukiman masyarakat, sehingga bauh limbahnya jelas dampak dan dirasakan bagi warga itu sendiri” Ujar Azman

“Dan lagi jika selalu menghirup baju limbah jelas-jelas akan berakibat dan satu saat nanti bisa saja timbulkan penyakit” ungkap AZMAN.

Terkait hal tersebut di harap kepada pemerintah yang mengeluarkan izin perlu ditinjau ulang,karena lokasi pabrik tersebut tak jauh dari toga desa satu kelurahan di kecamatan peranap”. Pungkasnya

Pihak management PT MASG, H.Zulfikar yg ada di kantor pekanbaru dan humasnya (Mulyadi),wartawan wartapolri.com berkali-kali mencoba menghubungi melalui telpon selulernya  28/06/21,namun tak ada respon.

Wartapolri.com mau konfirmasi terkait keresahan masyarakat mengenai bauh limbah yang diduga dari pks pt masg, namun sangat disayangkan pihak perusahaan seakan akan membiarkan apa yang menjadi keresahan warga selama ini.

Eronisnya lagi, perusahaan tersebut (pt masg) tidak. mempunyai kebun sawit inti. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan sawit dikelola pabrik harus membeli sawit dari petani kebun sawit pribadi. Dan lagi guna mencukupi kapasitas kebutuhan pabrik harus menerima,membeli buah sawit dari hutan kawasan. Salah satu ramp uang ada di dusun sungai UBOH desa PAUHRANAP Kecamatan Peranap merupakan mitra dari pt masg, ratusan ton setiap bulannya menyupaly buah sawit berasal dari hutan kawasan.

H.Zulfikar salah staff dari pt masg berkantor di pekanbaru beberapa waktu lalu  dg awakmedia ini pernah berucap, jika ada dan diketahui bahwa sawit  tersebut berasal dari hutan kawasan,kami dari perusahaan tidak akan bertanggung jawab jika tindakan itu melanggar aturan pemerintah ungkap haji Zulfikar. (MIT/ WP ).

Mungkin Anda Menyukai