Waikabubak- wartapolri.com | Media sosial saat ini merupakan media berkomunikasi paling cepat dalam bersosialisasi antara satu sama lain. Namun naas nya, masih begitu banyak oknum yang justru menjadikan media sosial sebagai alat untuk menyebarkan konten bernuansa negatif.
Sehari yang lalu tanggal 8 Juni 2021 khususnya di Kabupaten Sumba Barat dihebohkan dengan adanya postingan seorang anak yang masih duduk di bangku kelas 10 (Sepuluh) SMA berinisial AM yang memposting video bernuansa negatif dengan melibatkan seorang Tokoh Agama Dunia Paus Fransiskus. Dalam video berdurasi 21 detik tersebut, AM mengedit Tokoh Agama Paus Fransiskus dengan gestur yang tidak seharusnya.
Terkait video tersebut, Tim Cyber Troops Polres Sumba Barat bersama Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Sumba Barat langsung melaksanakan patroli cyber untuk mengetahui keberadaan AM. Setelah mengetahui keberadaan AM, Sat Reskrim Polres Sumba Barat langsung segera mengamankan AM di rumahnya dan dibawa ke Polres Sumba Barat untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Selasa (08/06/2021).
Sehingga Hari Rabu tanggal 09 Juni 2021, AM bersama orang tuanya yang di dampingi oleh Kapolres Sumba Barat AKBP FX Irwan Arianto, S.I.K.,M.H., melakukan permohonan maaf melalui video kepada seluruh masyarakat khususnya Umat Katholik.
Terlepas dari permintaan maaf pihak Keluarga AM, Kapolres Sumba Barat juga telah berkoordinasi dengan Orang tua maupun Kepala Sekolah AM agar anak tersebut terus di awasi serta diingatkan agar tidak lagi membuat hal-hal serupa yang dapat berdampak buruk bagi situasi Kamtibmas.
Kapolres Sumba Barat juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar cerdas dalam bermedia sosial, sehingga apa yang menjadi postingan tidak menimbulkan isu provokasi maupun konflik sosial di tengah masyarakat.
Penulis : Anton Gallu

