Polda Jatim Fasilitasi Nobar Final Piala Presiden 2026, Ribuan Bonek Beri Dukungan untuk Persebaya di Mapolda

SURABAYA, wartapolri.com– Polda Jawa Timur menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan final Piala Presiden 2026 yang mempertemukan Persebaya Surabaya dengan Persib Bandung di Lapangan Mapolda Jatim, Kamis malam (6/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi ribuan Bonek Mania untuk tetap memberikan dukungan kepada Persebaya meski laga final berlangsung tanpa kehadiran penonton di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Acara nobar dihadiri langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Pasma Royce, para pejabat utama Polda Jatim, serta sekitar 5.000 Bonek Mania yang memadati Lapangan Mapolda.

Untuk menambah kenyamanan para suporter, Polda Jatim menyediakan layar lebar sebagai media menyaksikan pertandingan bersama. Selain itu, berbagai fasilitas seperti makanan, minuman, serta hiburan musik juga disiapkan guna memeriahkan suasana.

Sepanjang acara berlangsung, ribuan suporter mengikuti jalannya pertandingan dengan tertib, penuh semangat, dan tetap menjaga suasana yang aman hingga laga usai.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan kegiatan nobar tersebut merupakan bentuk kepedulian Polda Jatim kepada para pendukung Persebaya yang tidak dapat menyaksikan langsung pertandingan di stadion karena kebijakan laga tanpa penonton.

“Nonton bareng ini kami selenggarakan untuk memfasilitasi rekan – rekan Bonek Mania agar tetap dapat memberikan dukungan kepada Persebaya dengan aman, tertib, dan penuh kebersamaan, meskipun pertandingan berlangsung tanpa kehadiran penonton di stadion,” kata Kombes Abast.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya komunitas suporter sepak bola di Jawa Timur.

“Kami mengajak seluruh Bonek dan Bonita untuk terus menjaga sportivitas, menghormati semua pihak, dan menunjukkan bahwa suporter Jawa Timur mampu memberikan dukungan dengan cara yang positif serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban,”terang Kombes Abast.

Tingginya antusiasme para suporter yang hadir mencerminkan besarnya kecintaan masyarakat Surabaya terhadap Persebaya. Kehadiran ribuan Bonek dalam kegiatan tersebut juga menjadi bukti bahwa dukungan kepada tim kebanggaan dapat diwujudkan dengan cara yang positif, tertib, aman, dan kondusif.

Pada laga final, Persebaya Surabaya akhirnya keluar sebagai juara setelah mengalahkan Persib Bandung melalui drama adu penalti. Pertandingan yang berakhir imbang 1-1 pada waktu normal dituntaskan Persebaya dengan kemenangan 6-5 dalam babak adu penalti.

Mungkin Anda Menyukai