Forum Komonikasi Pimpinan Daerah ( forkapimda ) Sukoharjo sebelum kegiatan berlanjut terlebih dulu menyayikan lagu Indonesia Raya,saat Musrembang RPJMD Kabupaten Sukoharjo 2021 – 2026,di Gedung Menara Wijaya,Senin ( 7/6/2021 ).
Sebanyak delapan proyek yang strategis menjadi program unggulan di tengah wabah Covid-19,proyek itu berupa kegiatan fisik dan non fisik yang segera di laksanakan untuk percepatan penanganan wabah Covid-19.
Pemkab Sukoharjo menggelar kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan ( musrembang ) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD ) Kabupaten Sukoharjo 2021 – 2026. Kegiatan di hadiri unsur forum Komonikasi ( forkopimcam ) Sukoharjo,Kepala organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) Kepala Desa ( Lurah ),Organisasi disabilitas dan perwakilan masyarakat.
Adapun delapan proyek itu tertuang dalam RPJMD Sukoharjo 2021 – 2026, sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo,proyek yang akan di garab yakni pembangunan gedung pertemuan Budi Santoso,Mall,Pelayanan Publik ( MPP ) Sukoharjo,pembangunan Tambakboyo,pembangunan jalan Desa dan pembangunan jalan Sugihan Poluhombo.
Kegiatan non fisik berupa subsidi bunga untuk pelaku usaha mikro,kecil dan menengah ( UMKM ),santunan kematian dan iuran jaminan kesehatan bagi penerima bantuan iuran ( PBI ).
Proyek fisik di kerjakan hingga akhir tahun 2021,karena anggaran tahun tunggal.sementara itu untuk pembangunan non fisik mulai berupa bantuan keuangan dan bantuan sosial di salurkan tahun ini,” kata sekda Sukoharjo,WIDODO di Gedung Menara Wijaya,Senin ( 7/6/2021 ).
Dalam kegiatan Musrembang Kabupaten Sukoharjo,” Widodo mengatakan Kabupaten Sukoharjo menjadi pijakan pemerintah untuk menjalankan roda pemerintahan dan tata kelola keuangan daerah,kegiatan di laksanakan secara bertahab dari Musrembang desa atau Kelurahan dan Musrembang Kecamatan serta forum organisasi perangkat desa ( OPD ).
Pemerintah Sukoharjo ingin menggali beragam potensi dan permasalahan yang belum di rampungkan,dari komonitas masyarakat hingga RT/RW bisa menyampaikan aspirasinya terkait berbagai aspek kehidupan.
Aspek kesehatan yang berupa penanganan pandemi Covid-19 menjadi prioritas utama,dalam kegiatan fisik maupun non fisik bisa dikerjakan secara berbarengan,”kata Widodo.
Bupati Sukoharjo,ETIK SURYANI juga mengatakan RPJMD akan menjadi acuan pemerintah dalam melaksanakan berbagai program strategis dan pemanfaatan pendanaan dalam upaya peningkatan pelayanan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan lima tahun kedepan,RPJMD juga menilai keberhasilan dalam menjalankan roda pemerintahan.
Bupati Sukoharjo ETIK SURYANI, meminta setiap OPD memedomani RPJMD dalam menyusun perencanaan program dan kegiatan pemerintah Sukoharjo.
Pekerjaan ini memeng tidak mudah serta tidak bisa dikerjakan hanya satu dua tiga orang,Namun perlu adanya sinergi dan kolaborasi lintas sektor,”kata beliau.Adapun Proyek Strategis Kabupaten Sukoharjo anggaran tahun 2021
1. Pembangunan Jembatan Tambakboyo Rp 14,9 miliar.
2.Pembangunan Jalan Sugihan Paluhombo Rp 54 miliar.
3.Pembangunan Jalan Desa Rp 8,8 miliar.
4.Pembangunan Gedung Mall Pelayanan Publik ( MPP ) Rp 24,5 miliar.
5.Pembangunan Gedung Budi Santoso Rp 56 miliar.
6.Iuran Jaminan Kesehatan PBI Rp 28,2 miliar.
7.Iuran santunan kematian Rp 2,2 miliar.
8.Subsidi bunga bagi UMKM Rp 6,4 miliar.Sumber Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( bappelbangda ) kabupaten Sukoharjo.
Pewarta : R.Tunjung Suseno

