Masyarakat Menyerbu Harga Murah Di Giant Kota Bekasi

Kota Bekasi Wartapolri.com. Jelang penutupan gerai Giant di seluruh outletnya, sebagian masyarakat mendatangi cabang Giant terdekat. Mereka datang hanya ingin mendapatkan barang yang dibutuhkan dengan potongan harga besar.

Seperti yang terjadi di Giant Supermarket yang ada di Mega Bekasi Hypermall di Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi. Pusat belanja itu diserbu para pembelinya, sejak Senin, 31/5 sampai malam minggu ini 5/6.

sepertinya barang-barang yang dijual kan lagi diskon, jadi murah karena mau tutup,” kata Naila warga Rawalumbu, Senin, 31 Mei 2021.

Menurut dia, diskon yang ditawarkan oleh Giant hanya berkisar 5 sampai 15 persen. Tapi, Naila tetap ingin membeli barang yang dibutuhkan saja.

PT Fitch Ratings Indonesia mengungkapkan, penutupan Giant sebagai salah satu ritel milik PT Hero Supermarket Tbk pada Juli 2021 tak akan memberikan keuntungan persaingan terhadap operator hypermarket lainnya di Indonesia.

Direktur Fitch Ratings Indonesia Olly Prayudi menjelaskan, operator hypermart seperti Matahari, Hypermart, Transmart hingga Careefour masih akan menghadapi persaingan ketat dari format minimarket yang lebih kecil dan pengecer kelontong tradisional meskipun persaingan dari hypermarket menurun.

Hypermart sendiri dikatakannya memiliki sekitar 90 toko pada akhir 2020, turun dari lebih dari 100 toko pada akhir 2019. Sementara itu, Giant memiliki 75 gerai, terdiri dari Giant Ekstra dengan format besar dan Giant Ekspres dengan format lebih kecil, setelah menutup 25 gerai sejak 2019.

Olly Prayudi mengatakan, pasar ritel grosir Indonesia didominasi oleh format minimarket seperti Alfamart PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) dan PT Indomarco Prismatama (Indomart), dengan masing-masing lebih dari 15.000 toko di seluruh Indonesia.(Fah)

Mungkin Anda Menyukai