Warta Polri.com.Dompu NTB.- Kata orang bijak hilang satu ganti seribu namun pepatah tersebut tidak berlaku bagi sosok pemuda lajang AR,umur 19 tahun warga dusun Sanggopa jaya Desa Doromelo Kecamatan Manggelewa.
Ia nekat mengakhiri hidupnya dengan menonggak racun rumput sejenis Gromoxone karena tidak direstui menikah dengan seorang kekasih pilihanya, Kamis ( 05/08/2021 ) sekitar pukul 10.00 Wita di kamar rumahnya sendiri.

Awal kejadian menurut Kasi Humas Polres Dompu IPDA Zaelani mengatakan, AR meminta ijin sama orang tuanya untuk mempersunting gadis pujaannya pada beberapa kemarin, namun karena kondisi orang tunya masih dalam keadaan sakit sementara untuk biaya pernikahan juga belum ada, sehingga orang tua AR belum memberikan jawaban kepada korban atau anaknya, tepatnya pada hari Rabu ( 04/07/2021 )sekira pukul 18.00 wita. Paparnya.
Selanjutnya AR merasa kecewa dengan permintaannya yang belum di respon oleh orang tuanya, akhirnya AR mencoba mengakhiri hidup dengan meminum racun rumput jenis Gromoxone dirumahnya.tuturnya.
Pada saat itu orang tua AR sedang mengambil air wudhu, melihat itu ibu nya AR meminta tolong kepada anaknya untuk membantu AR . Sekitar pukul 00.20 wita AR dibawa ke Rumah Sakit Pratama untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.jelas Marzuki.
Setelah menerima laporan tersebut Piket Polsek Manggelewa langsung menghubungi Kapolsek Manggelewa IPTU ABDUL MALIK, SH untuk menyampaikan laporan tersebut.
Sesudah menerima laporan tersebut Kapolsek Manggelewa beserta piket penjagaan Polsek Manggelewa mendatangi TKP dan mengecek kondisi korban di Rumah Sakit Pratama Kecamatan manggelewa Manggelewa Kabupaten Dompu.
Masih di tempat yang sama tersebut Kaposlek Manggelewa IPTU ABDUL MALIK, SH menyampaikan bahwa “ Saya beserta piket telah turun ke TKP mengecek kondisi korban dan mengamankan barang bukti.
Terhadap korban atas nama AR sudah mendapatkan perawatan serta untuk sementara kondisinya masih ditanggani oleh Pihak Rumah Sakit Pratama Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu NTB, ucapnya.
Ketika berita ini di rilis korban masih di rawat nginap secara intensif di rumah sakit umum Pratama kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu NTB dan kondisi kesehatan korban saat ini sudah semakin membaik bila di bandingkan dengan sebelumnya.
Atas kejadian yang menimpa anaknya tersebut, orang tua korban saat sangat terpukul dan masih traumatik dan orang tua AR sangat menyesali karena belum bisa memberikan jawaban yang pasti atas permintaan AR yang ingin mengakhiri masa lajang dengan gadis pilihanya.pungkas Kapolsek Manggelewa via Kasi Humas Polres Dompu IPDA Marzuki..Rdw.ddo.

