Penerapan PPKM Mikro dan PPKM level 4 di beberapa kota di Sumatera Selatan terkesan tidak berdampak kepada pelayanan publik menurut Koordinator MAKI Palembang. “Pelayanan publik dan kinerja ASN terkait dengan pengurangan kehadiran ASN hingga 75% ternyata tetap seperti biasa”, jelas Bony Balitong koordinator MAKI Palembang.
“Kinerja ASN dengan pengurangan jumlah ASN menjadi bukti bahwa jumlah ASN secara signifikan memang telah berlebih sejak lama”, terang Bony Balitong.
“Bila pengurangan ASN efektif maka perlu di evaluasi jumlah ASN di Sumsel karena hanya menambah beban APBD saja”, jelas Koordinator MAKI itu.
“Selain itu juga mengurangi potensi tindak pidana korupsi di Sumsel”, ucap Bony Balitong.
“Selama ini banyak sekali ASN yang berkeliaran di mall dan pasar tradisionil saat jam kerja seakan tidak punya pekerjaan dan tanggung jawab”, papar Koordinator MAKI Palembang.
“Pandemi covid 19 menjadi alat penilaian kinerja ASN dan pelayanan publik serta menjadi tolak ukur pengeluaran dana negara”, pungkas Bony Balitong.
Narasumber : Deputy MAKI Sumsel
Pewarta : Nazarudin Siregar

