Langsa, Warta Polri- Jalan dua jalur eks (bekas) rel kereta api PT KAI saat ini sedang dibangun oleh Pemerintah Kota Langsa, menyusul keluarnya izin pemakaian jalan itu oleh pemegang Asset PT KAI. Wacana pembangunan jalan dua jalur tersebut sebagai alternatif jalur elak JaLan A Yani (Jalan Protokol) Kota Langsa yang kini sudah tidak memadai atau sangat padat oleh kendaraan.
Selasa(13/07) Rekanan dan pelaksana proyek jalan eks rel PT KAI tersebut H.Maimun kepada wartawan mengatakan.” Kami selaku rekanan sedang melaksanakan pekerjaan jadi yang namanya pekerjaan sedang berjalan maka wajar saja kondisi lapangan seperti amburadul.”jelasnya.
“Namun demikian apapun yang kami kerjakan selama ini menurut kami sudah sesuai dengan RAB dan Spesifikasi Tekhnis sebab dalam setiap pelaksanaan proyek pemerintah sudah ada yang bertanggungjawab dan yang mengawasi pekerjaan tersebut baik dari dinas terkait, serta Konsultan demikian juga dengan material yang kami gunakan untuk pelaksaan proyek juga sudah melalui uji Lab.”ungkap Haji Maimun.
Lanjut Haji Maimun.”Terkait dengan ada sebuah pemberitaan yang dibuat yang muncul disalah satu media online tersebut yang menuliskan bahwa pekerjaan proyek tersebut dikerjakan asal jadi, itu saya tidak paham yang mana yang dikerjakan asal jadi.”sebutnya.
“Dan menyangkut dengan oknum wartawan yang membuat pemberitaan tersebut sudah beberapa kita undang untuk bertemu dan sama sama meninjau langsung dilapangan mana pekerjaan yang dikerjakan asal jadi tapi ternyata tidak mau datang. Intinya kita akan belajar dan minta penjelasan serta arahan kepada wartawan dimaksud, agar tidak bersalahan kami bekerja.”jelas Haji Maimun.
Sementara itu Kepala Bidang Binamarga dinas PUPR kota Langsa Syamsul Bahri ST.Msi, saat ditemui Cafe En Es Te jalan A.Yani. Selasa(13/07) kepada wartawan menjelaskan.” Memang proyek tersebut sedang dalam pengerjaan dan setiap pekerjaan kita awasi dengan ketat baik PPTK dan Konsultan, demikian juga dengan konsultan dan material yang digunakan oleh rekanan juga sudah melalui uji Lab.”jelasnya.
Nazari ST selaku PPTK menjelaskan,”untuk saat ini penangan lapangan progres pekerjaan pisik yang sudah dikerjakan oleh rekanan sekitar 40%, jadi dimana yang disebut pekerjaan asal jadi, saya juga bingung selaku PPTK yang nonstop dalam mengawasi setiap pelaksanaan pekerjaan tersebut.”tegasnya.
Amatan media ini Selasa (13/07) dilokasi Proyek Pekerjaan Peningkatan jalan rel Kreta Api(Simpang 4 Islamic Center Simpang 4 Pasar Hewan) kecamatan Langsa Baro, yang berumber dana DOKA tahun anggaran 2021
Sebesar Rp 4.92 1.731.000,- yang dilaksanakan oleh rekanan yaitu PT Cipta Karsa Buana dan selaku Konsultan Pengawas PT Neufret Volume 1.317 Meter, tersebut masih dalam pengerjaan.
(Sayid Muhammad)

