
AcehSingkil, wartapolri.com – Dalam rangka upaya pengamanan dan ketertiban menghadapi perayaan Natal dan menjelang Tahun Baru (Nataru) 2024, dilaksanakan Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dengan para Kepala Dinas di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Aceh Singkil yang bertempat di Posko Induk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Singkil.
Rapat yang dipimpin Sektetaris Daerah (Sekda) itu Turut hadir dalam Rapat Koordinasi tersebut Penjabat (Pj) Bupati Aceh Singkil Drs. Azmi M.AP, serta Pimpinan Daerah Kabupaten, Forkopimda Aceh Singkil, Sekda Ahmad Rivai, Asisten II Faisal S.Pd, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) H. Alhusni SH, Kepala Dinas Pehubungan (Dishub) Syam’un Nst, S.ST, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Hariono selaku Sekretaris, Kepala Satpol-PP dan WH yang di wakilkan Kabid WH Julkarnain SE, serta Camat Kecamatan Singkil Khairuddin SE. Selasa (12/12/2023).

Sekda Aceh Singkil, Ahmad Rivai menyampaikan, “Tujuan dalam Rapat Koordinasi Sore ini ialah untuk mengkoordinasikan, menyamakan persepsi, menyatukan langkah dan tindakan terkait dalam menyikapi untuk mengantisipasi menghadapi kedatangan perayaan Natal dan menjelang Tahun Baru 2024 ini, jadi Pemerintah Daerah (pemda) dalam hal ini apabila sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak kita ingini mulai hari ini, kita akan persiapkan baik itu ditransportasi, kesehatan, keamanan, Ketertiban, kenyamanan, serta apabila terjadi sesuatu bencana,” ucap Ahmad Rivai.
Dalam kesempatan yang sama Syam’un Nst, SST. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) menuturkan, “kami dari Dishub, ada 5 titik untuk Nataru, kami persiapkan ialah :

1. Pantai Cemara indah Gostel titik dimana sipatnya pantai padat,
2. Pantai Teluk Bayu Desa Kayu Menang,
3. Simpang Bazis Rimo,
4. Pintu Gerbang Danau Paris,
5. dan di Pandan Sari
juga ada beberapa posko.
InsyaAllah besok ada rapat di Polres untuk personil kita, akan kita turunkan sebanyak 20 orang masing-masing posko dan nanti ada 4 orang personil mengisi dari Dishub, selebihnya dari polres menyesuaikan,” ucapnya

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah, (Kasatpol-pp dan Wh) yang diwakilkan Kabid Wh Bapak Julkarnain SE, menyampaikan “untuk Pos Nataru ada sebanyak 23 titik, diantaranya pos pelayanan yang telah disiapkan nanti bersama Polri dan Dishub dan juga ditempat Rumah Ibadah, yang mana sebanyak 20 orang Personil dari Satpol-PP dan WH disiapkan untuk melakukan pengawasan di Rumah Ibadah, pengunjung Pantai yang padat, dan keramaian lainya,” kata julkarnain
Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan yang diwakilkan Haryono menanggapi “Sesuai tahun yang lalu dimana tim Para Medis dan tentunya ambulan kita sesuaikan dengan yang di sampaikan Kadis Dishub, Posko kerjasama dengan pihak polres tentunya kami akan masuk ke Puskesmas dan siap menugaskan jajarannya dan ambulan yang ada. Biasanya mulai dari Suro, Danau Paris, Simpang Kanan, Kuta Tinggi, Gunung Meriah (Gumer) Singkil Utara, dan Singkil. Seperti Pulau Banyak Destinasi wisata atau kunjungan kita siapkan tim di Pelabuhan, ” Imbuh Hariyono.
Selanjutnya Kalak BPBD Aceh Singkil H. ALHUSNI SH, mengatakan “menurut pengalaman Tahun 2022 yang lalu, sebanyak 4 titik Pospam, diantaranya:
1. Pospam Desa Kuta Kerangan,
2. Pospam Gunung Meriah Simpang 4,
3. Pospam TPI, dan
4. Pospam Singkil.
Pospam Desa Kuta Kerangan dan Gunung Meriah di Simpang 4, yang mana didua titik tersebut dianggap rawan mulai tanggal 24 s/d 25 Desember. Personil dari Bpbd persiapan kami protap yang ada dipolres Aceh Singkil di minta 4 orang dari Bpbd standby satu Damkar setiap Pospam personil berjaga untuk 2 orang siang dan 2 orang malam itu setiap pospam yang ada, jadi total personil sebanyak 16 orang,” tuturnya
“Lanjut ditahun baru pada tanggal 31 s/d 1 januari tahun 2024 ini bertambah lagi Pantai Teluk Bayu dan diperkirakan personil dari BPBD ditambah 4 orang sehingga jadi total nya sebanyak 20 orang personil dari Bpbd yang kami disiapkan,”
Camat Singkil Khairuddin SE, turut juga menyampaikan yang ditujukan kepada Kepala Dishub, “untuk di kecamatan Singkil dengan adanya arus dari pengunjung yang menitipkan kendaraannya nah bagaimana polanya ?karena ada masyarakat memanfaatkan yang mana tanah milik Pemda. Sehingga apakah tidak kita kordinasikan dengan Kepala Desa atau Ketua Pemuda bagaimana pola pengaturannya,”
“Jadi kalau sepakat semacam ada koordinasi dengan kearifan lokal secara struktural dan bertanggung jawab kepada kecamatan sehingga tidak ada liar sipatnya” ucapnya
Dan setelah Beberapa permasalahan yang telah dibahas bersama pada rapat tersebut sepertinya sudah menyatu untuk langkah dan tindakan terkait dalam menyikapi segala bentuk kegiatan dan untuk mengantisipasi menghadapi kedatangan perayaan Natal dan menjelang Tahun Baru di tahun 2024 ini.
Pj Bupati Aceh Singkil Drs Azmi MAP, menyampaikan bahwa “Pengamanan dalam pelaksanaan Natal dan menjelang Tahun Baru tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa, yang menjadikan cenderung kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan di masyarakat. Perlu sinergitas, kebersamaan dan koordinasi yang baik hingga tingkat kelurahan untuk kesuksesan kegiatan perayaan Natal dan tahun baru 2024 ini,” imbuhnya.
Pewarta : Khalikul Sakda

