Tim Forensik Polri Polres Jakarta Barat Olah TKP Kebakaran, Lima Orang Tewas Terpanggang

Jakarta Barat (wartapolri.com)- Kebakaran lebat terjadi Rabu subuh (8/12/2021) pukul 04 42 WlB di jalan Gang Ikan No.22 RT 010 RW 02 Kelurahan Tambora Jakarta Barat, menewaskan 5 orang dalam satu keluarga. Pada saat kobaran api terdengar dentuman tabung gas dan ledakan tanki bensin kendaraan bermotor.  Di rumah berlantai dua berukuran sekitar 8 meter x 10 meter ini  dijadikan bengkel motor modif kendaraan roda dua tahun jadul (lama) seperti jenis Vespa dan merk lainnya.

lnformasi yang diperoleh media online ini bahwa tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran terdampak hanya empat bangunan rumah tinggal yang hangus terbakar. Saat sebelum kejadian kebakaran  sejumlah warga sedang nyenyak tidur jelang dinihari, mencium bau asap dan bau kabel terbakar disusul bunyi ledakan berulangkali, karuan saja ratusan warga jalan Tambora l berhamburan keluar rumahnya. Tercatat 3 mobil terbakar, 11 motor hangus porak poranda akibat jilatan api dan runtuhan bangunan rumah tinggal.

Dari rumah nomor 22 kawasan Tambora l terdengar suara teriakan kebakaran secara terus menerus. Dari dalam rumah tinggal bagian atas juga ada jeritan orang minta tolong dari asal api berkobar, ceritera sebagian warga lingkungan RT 003/02, RT 010/02 yang dekat lokasi kebakaran “Kejadiannya Rabu subuh menewaskan 5 orang dalam satu keluarga terpanggang api saat rumahnya terbakar” ungkap Sutrisno Ketua RT 010/02 saat di temui wartapolri.com.

Korban tewas dalam musibah kebakaran telah diindentifikasi 5 orang  bernama Ng Melan (81), Wawa (37), Agus Sugianto (40), Timotius (7) dan Doycelyn (5) di bawa ke RS Porli Kramat Jati Jakarta Timur, usai kobaran api padam dilanjutkan pendinginan pukul 05 35 WlB. Kemudian aparat kepolisian Polsek Tambora membawa tujuh warga untuk dimintakan keterangan sebagai saksi mengetahui penyebab kebakaran yang merengut nyawa keluarga Agus Sugianto.

Kedatangan tim personil bagian Forensik Polri dengan mobil Nopol 2731-01 didampingi anggota Humas Polres Jakarta Barat, Kamis (9/12/2021) sekitar pukul 14 29 WIB memasuki area kebakaran mengadakan olah TKP untuk mengetahui penyebab kebakaran. Kapolsek Tambora Kompol Moh.Faruk Rozi hadir pada gelar olah TKP, dihapadan awak media menyatakan “Pihaknya setelah mendengar dari tujuh saksi dalam tragedi kebakaran, kini kami mendapatkan dua saksi lagi untuk dimintakan keterangannya terkait peristiwa disini hingga menjadi 9 orang saksi” terang pria kelahiran Madura.

Memurutnya, untuk saat ini polisi belum memastikan penyebab kebakaran dan belum ada yang jadi tersangka “Tunggu hasil dari tim kerja Forensik Polri dari sini dan polusi tidak boleh andai-andai seperti apa dalam sebuah perkara, tunggu hasil Forensik Polri nanti” kata Faruk didampingi jajaran reskrim Polsek Tambora.

Sementara pasca kebakaran pemadaman penerangan lampu listrik terjadi sejak Rabu pagi hingga magrib baru menyala, dari 47 KK warga RT 010 RW 02 Tambora mengeluhkan lambatnya penanganan penerangan jalan dan rumah tinggal. Hal itu dikeluhkan konsumen pelanggan listrik karena permukiman Tambora padam dari penerangan listrik “Pak RT Sutrisno hari ini Kamis, listrik dirumah saya sejak hari Rabu padam dan untuk penerangan memakai lampu motor yang dihidupkan, kalau pakai lilin takut kebakaran. Kenapa pihak PLN belum datang lagi” papar Umar saat hadir menyaksikan gelar olah TKP. Umar mewakili pemilik rumah yang terdampak kebakaran, menambahkan “Setelah hubungi petugas PLN, saya disarankan harus membawa surat keterangan RT/RW setempat mengenai layanan dampak dari kebakaran” jelasnya.

*Suranto OC

Mungkin Anda Menyukai