Borong Matim NTT Warta Polri – Ruas jalan Mano -Bajar Desa Bangka Kuleng, Kelurahan Mandosawu, Kecamatan Pocoranaka, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT), tertutup lumpur dalam.
Penyebab terjadinya lumpur yang dalam dan licin disepanjang ruas jalan Mano Bajar tersebut, itu disebabkan karena tanah bekas penggusuran dari Pemda Matim, berserakan diatas badan jalan yang menimbulkan tergenangnya air hujan hingga lumpur.
Selain karena sisa tanah bekas penggusuran, juga dikarenakan terjadinya bencana longsor pasca tingginya intesitas hujan yang mengguyur diwilayah itu pada dua bulan lalu.
“Wiliam Jebarus, salah seorang warga pengguna jalan itu, mem postingkan gambar ruas jalan yang tertutup lumpur tebal dan dalam serta licin itu, melalui akun facebook miliknya”, yang kutip warta polri, selasa 30/11/2021 malam.

Tidak memberikan penjelasan apa apa pada akun fb milik Wiliam Jebarus, hanya mengirimkan beberapa lembar gambar ruas jalan yang tertutup lumpur, dan sekedar menjawab atas pertanyaan warta polri, dia (Wiliam Jebarus) menjawab dan menyebutkan lokasinya, “itu diruas jalan mano bajar om” isi pesan fbnya singkat.
Hasil pantauan warta polri pada gambar ini, dimana ada beberapa titik diruas jalan itu, kondisinya sangat memperihatinkan, terlihat disalah satu titik ruas jalan, terdapat beberapa warga pengendara, mengendarai kendaraan roda dua, tampak terlihat kesulitan untuk melintas menyebrang dalamnya lumpur diatas badan jalam itu.
Pada titik lain diruas jalan itu, terlihat ranting batang kayu bertumpuk ditengah jalan hingga menutupi seluruh badan jalan akibat longsor.
Pada titik berikutnya diruas jalan tersebut, tampak terlihat pula, batang kayu dan bebatuan serta tanah menutupi separuh badan ruas jalan yang tertutup lumpur tebal itu.
Yang pasti, akibat buruknya kondisi ruas jalan mano bajar tersebut, akses dari warga masyarakat pengguna jalan, baik warga desa bangka kuleng maupun warga dari desa sekitarnya, pasti lumpuh. (tim wartapolri matim)

