K MAKI berharap tiada intervensi Komisaris PT Pusri terkait dugaan korupsi ekspor pupuk

Palembang,wartapolri.com- Dugaan korupsi ekspor pupuk PT Pusri yang diduga rugikan negara ratusan milyar rupiah seakan tenggelam di telan lumpur lapindo ucap Deputy K MAKI Ir Feri Kurniawan. Sprindik dugaan korupsi ini terkesan hanya selembar kertas pengumuman di larang buang sampah disini dikatakan Deputy K MAKI itu.

“Ini mega korupsi yang patut diduga menyebabkan naiknya harga pupuk subsidi hingga 100% dari harga patokan tertinggi pupuk subsidi”, kata Deputy K MAKI itu. “Dugaan korupsi penjualan pupuk ekspor ini mungkin saja terjadi di holding PT Pupuk Indonesia”, papar Feri Kurniawan.

“Dan ini sudah terjadi sejak tahun 2016 dan mungkin tahun – tahun sebelumnya diduga sudah terjadi”, jelas Feri Kurniawan. “Seandainya per tahun 1 juta ton lebih ekspor pupuk di bawah harga HPP atau COGS maka kerugian negara mencapai trilyunan rupiah per tahun”, ucap Feri Kurniawan dengan geramnya.

“Dan petani Indonesia yang keluar keringat dari kolornya menjadi korban perbuatan kejam dan biadab mafia pupuk ini”, ujar Feri Kurniawan kata kerasnya. “Menanggung kerugian Holding pupuk Indonesia karena ulah manusia biadab yang mendapat pasilitas ekspor pupuk dengan harga dumping”, dengan geramnya Feri Kurniawan menyatakan.

“Kejam dan tidak berperikemanusiaan dan sekarang terkesan di lindungi oleh pengurus perusahaan”, ucap Feri Kurniawan dengan mata berkaca – kaca menahan sedihnya. “Saya mohon dengan sembah sujud kepada pengurus PT Pusri agar tidak melindungi para durjana tersebut walaupun mereka keluarga penguasa republik ini”, pungkas Feri Kurniawan dengan nada sedih.

Sumber & Rilis : K Maki Sumsel / Nazaruddin Siregar

Mungkin Anda Menyukai